Sumbawanews.com,- Indonesia dan Thailand bertemu di final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) malam WIB, dalam laga yang lebih dari sekadar penentuan juara. Pertandingan ini menjadi ujian strategis bagi kedua tim sebelum saling berhadapan di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang dan Qatar. Pemenang laga ini berhak menjadi tim pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup, sekaligus mengukuhkan dominasi atau kebangkitan di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Bagi Thailand, ini adalah pertemuan pertama melawan Indonesia yang kini banyak diperkuat pemain naturalisasi sejak final Piala AFF 2021. Pelatih Anthony Hudson membawa skuad terbaiknya, termasuk Chanathip Songkrasin, Sarach Yooyen, dan Supachai Chaided, yang siap menghadapi perubahan taktis dan komposisi tim Garuda. Chanathip sendiri mengakui perkembangan pesat sepak bola ASEAN, khususnya kehadiran pemain keturunan di timnas Indonesia yang bermain di liga berlevel tinggi. “Kami sudah menunggu lama untuk bertemu lagi. Ini momen penting,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memandang laga ini sebagai kesempatan emas untuk menguji strategi dan kedalaman skuad menjelang Piala Asia 2027. Setiap detail pertandingan—dari permainan individu hingga koordinasi tim—akan menjadi bahan evaluasi krusial. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan bukan hanya untuk trofi, tapi juga untuk keunggulan psikologis di babak selanjutnya.















