Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan bertemu Malaysia pada laga kedua Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di laga pembuka: Malaysia menghancurkan Bangladesh 3-0, sementara Indonesia menang 2-0 atas Singapura, membuat Harimau Malaya memimpin klasemen berdasarkan selisih gol. Pertandingan ini menjadi penentu peluang lolos ke final, sekaligus momen bersejarah untuk menyamakan rekor head-to-head antara kedua tim.
Sejak pertemuan pertama pada 7 September 1958 di Piala Merdeka, Indonesia dan Malaysia telah saling berhadapan 85 kali dalam pertandingan resmi 11v11. Malaysia unggul dengan 34 kemenangan, sementara Indonesia mengoleksi 33 kemenangan, dan 18 laga berakhir imbang. Jika Indonesia menang pada laga ini, selisih kemenangan akan berimbang di angka 34-34, mengakhiri dominasi jangka panjang Harimau Malaya dalam statistik langsung.
Lima pertemuan terakhir menunjukkan kecenderungan keunggulan Tim Merah-Putih. Indonesia menang 2-0 pada 14 September 2014 dan 3-0 pada 6 September 2016, keduanya dalam laga persahabatan. Di Piala AFF 2021, Indonesia meraih kemenangan telak 4-1 di kandang Malaysia. Namun, dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2019, Malaysia berhasil membalas dengan kemenangan 3-2 di Jakarta dan 2-0 di Kuala Lumpur.
Rivalitas ini pernah mencapai puncaknya di final Piala AFF 2010, ketika Malaysia keluar sebagai juara dengan agregat 4-2. Kini, dengan status kedua tim yang sama-sama menang di laga pembuka, pertandingan di GBK bukan hanya soal tiga poin—tapi juga soal harga diri, sejarah, dan kebanggaan nasional yang telah berlangsung selama lebih dari enam dekade.















