Sumbawanews.com,- Jelang kick-off FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia mencatatkan nilai pasar tertinggi di Grup A dengan total Rp401 miliar, jauh di atas Malaysia (Rp156 miliar), Bangladesh (Rp149 miliar), dan Singapura (Rp93,9 miliar). Sorotan media Malaysia, Berita Harian, menyoroti selisih signifikan ini, meski menekankan bahwa angka pasar tidak serta-merta mencerminkan kualitas di lapangan. Tim Merah Putih diperkuat pemain-pemain berbasis Eropa seperti Calvin Verdonk, Kevin Diks, Justin Hubner, Ole Romeny, dan Nathan Tjoe-A-On, meski kapten Jay Idzes absen akibat cedera otot paha kiri. Malaysia, di bawah arahan pelatih Tan Cheng Hoe, bersikeras siap memberi perlawanan sengit saat bertemu Indonesia pada 28 September, menegaskan bahwa turnamen perdana ini menjadi momen bersejarah yang akan mereka lawan dengan segala daya.
Berita Harian menyoroti bahwa nilai pasar tim Garuda hampir mendekati setengah dari total nilai keempat tim di grup, namun menegaskan bahwa statistik sebelum laga tidak bisa dijadikan patokan hasil akhir. “Selisihnya cukup besar mengingat nilai tim Indonesia saja hampir mencapai setengah dari total nilai keempat tim di grup tersebut,” tulis media tersebut. “Namun, angka tersebut hanyalah statistik sebelum pertandingan dimulai karena nilai pasar pemain belum tentu mencerminkan apa yang akan terjadi di lapangan.”
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, menegaskan komitmennya untuk memberikan perlawanan terbaik. “Kami akan menghadapi lawan yang pasti ingin menunjukkan penampilan terbaik mereka untuk memenangkan trofi yang baru pertama kali diperkenalkan ini,” ujarnya. “Yang pasti adalah kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan saya yakin ini adalah situasi yang menarik dan saya ingin para penggemar sepak bola nasional selalu memberikan dukungan yang kuat.”
Dengan kekuatan pemain berlabel Eropa dan ambisi meraih gelar perdana, Timnas Indonesia menjadi salah satu favorit. Namun, di balik angka-angka yang menggiurkan, tantangan sejati akan diuji di atas rumput lapangan—tempat harga pasar tak bisa berbicara, hanya kaki dan semangat yang menentukan.















