Sumbawanews.com,- Pada Jumat, 23 Oktober 2026, kontingen Indonesia meraih tiga medali emas dari cabang para badminton, mengantarkan posisinya naik ke peringkat delapan klasemen sementara Asian Para Games 2026. Hingga pukul 17.40 WIB, Indonesia mengumpulkan 13 emas, 20 perak, dan 36 perunggu, menggeser Kazakhstan yang berada di posisi sembilan dengan 12 emas, 16 perak, dan 22 perunggu.
Emas pertama disumbangkan oleh pasangan Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani setelah menaklukkan wakil India, Thulasimathi/Kumar Nitesh, dalam final ganda campuran SL3-SU5 dengan skor 11-21, 21-19, 21-14 dalam pertandingan tiga gim. Emas kedua datang dari Rina Marlina dan Subhan yang mengalahkan pasangan China, Shuangbao Lin/Qingtao Zeng, di ganda campuran SH6 dengan skor 21-16, 11-21, 21-15—sekaligus mempertahankan gelar mereka dari Asian Para Games 2022. Emas ketiga diraih Suryo Nugroho dan Muh Al Iman setelah menang atas pasangan Korea Selatan, Shin Kyung Hwan/Cho Nadan, di ganda putra SL3-SU5 dengan skor 25-23, 21-8 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi.
Selain tiga emas itu, para badminton Indonesia juga menyumbang dua medali perak: Leani Ratri Oktila kalah dari Cheng Hefang (China) di tunggal putri SL4, sementara Fredy Setiawan takluk dari Naveen Sivakumar (India) di tunggal putra SL4. Dengan hasil ini, Indonesia semakin menjauh dari Malaysia yang berada di peringkat sepuluh dengan enam emas, tujuh perak, dan 12 perunggu. China tetap memimpin klasemen dengan 191 emas, 107 perak, dan 103 perunggu, diikuti Jepang (55 emas, 56 perak, 60 perunggu) dan Uzbekistan (43 emas, 47 perak, 48 perunggu).















