Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 5-3 dalam adu penalti, usai bermain imbang 2-2 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu, pada Senin, 5 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga final yang penuh dramatis berlangsung sengit, dengan Indonesia unggul lebih dulu lewat Dean James di menit ke-81, sebelum Iklas Sanron menyamakan kedudukan untuk Thailand di menit ke-87. Thailand kembali unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee di menit ke-110, namun Elkan membalas untuk Indonesia di menit ke-116, memaksa laga masuk ke babak adu penalti. Dalam adu penalti, Indonesia sukses mengeksekusi semua tendangannya, sementara Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal memanfaatkan kesempatan bagi Thailand.
Laga dimulai dengan tekanan berkelanjutan dari Indonesia. Luke Vickery dan Mitchell Baker mengancam gawang Thailand di menit ke-2 dan ke-8, tetapi kiper Saranon Anuin masih mampu mengamankan bola. Thailand sempat balas mengancam lewat Teerasak Poeiphimai dan Chanatip Songkrasin, namun kiper Emil Audero tampil solid. Peluang terbaik Indonesia di babak pertama datang dari Ole Romeny di menit ke-19 dan Calvin Verdonk di menit ke-32, tapi kedua tembakan gagal membuahkan gol. Free kick Verdonk di menit ke-45 juga membentur pagar hidup, membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Babak kedua membawa dinamika baru. Thailand mengancam lewat Supachai Chaided di menit ke-47, sementara Indonesia terus mencoba membongkar pertahanan lawan. Di menit ke-59, Justin Hubner menyelamatkan gawang Indonesia dari tandukan Kakana Khamyok. Ancaman terus berdatangan, termasuk peluang emas Mitchell Baker di menit ke-69 yang melebar tipis. Thailand mengalami perubahan strategis dengan beberapa pemain masuk, termasuk Iklas Sanron yang masuk di menit ke-79 dan justru menjadi pahlawan penyama kedudukan di menit ke-87 lewat tembakan first-time setelah umpan silang Seksan Ratree.
Krisis datang bagi Thailand di menit ke-81, ketika Nicholas Mickelson menerima kartu merah setelah menjatuhkan Ole Romeny di tepi kotak penalti. Dean James memanfaatkan kesempatan itu dengan tendangan bebas yang membentur Iklas Sanron dan berubah menjadi gol. Namun, Sanron kemudian menjadi pahlawan balik, mencetak gol penyama di menit ke-87. Perpanjangan waktu memunculkan kejutan: Peeradol Chamrasamee mencetak gol ke-2 Thailand di menit ke-110, namun Elkan menyamakan kedudukan hanya enam menit berselang, memaksa laga ke adu penalti.
Dalam adu penalti, Indonesia tampil tenang. Lima eksekutor Garuda—Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Dean James, dan Elkan—semuanya sukses mengeksekusi tendangannya. Sementara itu, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal memasukkan bola bagi Thailand, menutup laga dengan skor 5-3. Gelar ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup sekaligus trofi internasional pertama di level Asia Tenggara.
**Susunan Pemain:**
*Indonesia:* Emil Audero; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner (Shayne Pattynama 101′), Calvin Verdonk (Egy Maulana 101′), Joey Pelupessy, Thom Haye (Dean James 45′), Luke Vickery (Rizky Ridho 60′), Ragnar Oratmangoen (Ivar Jenner 65′), Ole Romeny (Rayhan Hanan 109′), Mitchell Baker.
*Thailand:* Saranon Anuin; Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Nicholas Mickelson, Suphanan Bureerat (Waris Choolthong 53′), Sarach Yooyen, Kritsada Kaman (Peeradol Chamrasamee 90′), Kakana Khamyok (Iklas Sanron 79′), Chanathip Songkrasin (Seksan Ratree 63′), Supachai Chaided (Anan Yodsangwal 79′), Teerasak Poeiphimai (Jude Soonsup-Bell 63′).















