Home Berita Olah Raga Indonesia dan Malaysia Bermain Imbang 0-0 di GBK, Garuda Tetap Punya Harapan

Indonesia dan Malaysia Bermain Imbang 0-0 di GBK, Garuda Tetap Punya Harapan

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dan Malaysia berbagi poin dalam laga sengit yang berakhir 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9). Pertandingan yang menjadi lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026 ini berlangsung tegang, dengan Timnas Indonesia harus bertahan dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Thom Haye menerima kartu merah setelah insiden tekel terhadap Arif Aiman yang diverifikasi VAR. Meski tak mencetak gol, semangat skuad Garuda tetap membara, didukung penuh oleh ribuan suporter yang memadati venue nonton bareng di SOL Collective Space, SCBD.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa—ini adalah ulangan rivalitas klasik yang selalu memicu emosi tinggi. Di tengah tekanan dari serangan berulang Harimau Malaya, Martin Paes tampil sebagai benteng terakhir dengan sejumlah penyelamatan gemilang, membuat para pendukung di lokasi nobar bersorak histeris. Acara nonton bareng yang digagas Bola.com dan IQOS menjadi pusat kebersamaan para fans, bukan hanya untuk menyaksikan laga, tapi juga merasakan atmosfer kebanggaan nasional secara kolektif. Di sana, komunitas suporter, fans umum, hingga pecinta bola berkumpul, saling mendukung, dan menikmati analisis pertandingan serta berbagai aktivitas hiburan.

Meski kini Timnas Indonesia berada di posisi kedua grup dengan 4 poin, di belakang Malaysia yang juga mengumpulkan 4 poin, peluang lolos ke babak final masih terbuka lebar. Garuda harus menang atas Bangladesh pada laga terakhir grup, Kamis (1/10) malam, sekaligus mengungguli selisih gol Malaysia yang akan menghadapi Singapura di Bandung pada hari yang sama. Singapura, yang kini berada di peringkat ketiga dengan 5 poin, menjadi kunci penentu nasib kedua tim.

Karena laga berlangsung pada hari kerja, banyak suporter yang memilih mengikuti nobar sebagai alternatif menyaksikan pertandingan secara langsung. Lokasi SOL Collective Space yang berdekatan dengan GBK menjadi pilihan strategis, memungkinkan para pendukung merasakan kegembiraan dan ketegangan laga seolah berada di dalam stadion. Laga melawan Bangladesh nanti akan menjadi penutup fase grup Timnas Indonesia sebelum kembali berlaga pada November mendatang.

Previous articleIndonesia Imbang 0-0 Lawan Malaysia, Haye Kena Kartu Merah
Next articleIndonesia Harus Menang Telak Lawan Bangladesh untuk Tembus Final ASEAN Cup