Home Berita Olah Raga Indonesia dan Bangladesh Heningkan Cipta Kenang Korban Kanjuruhan

Indonesia dan Bangladesh Heningkan Cipta Kenang Korban Kanjuruhan

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dan Bangladesh memulai laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, dengan mengheningkan cipta selama satu menit, sebagai bentuk penghormatan kepada 135 korban Tragedi Kanjuruhan yang jatuh empat tahun silam. Pertandingan yang menjadi laga terakhir fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 itu berlangsung dalam suasana duka mendalam, dengan para pemain kedua tim berdiri melingkar di tengah lapangan, berdoa bersama. Pesan “Forever in our heart, forever remembered” terpampang jelas di videotron stadion, mengingatkan publik bahwa kenangan itu tak akan pernah pudar.

Tragedi Kanjuruhan, yang menjadi insiden paling memilukan dalam sejarah sepak bola Indonesia, masih menjadi luka mendalam bagi komunitas suporter dan dunia persepakbolaan nasional. Hingga kini, perjuangan untuk keadilan bagi para korban terus bergema, sementara dampaknya membawa perubahan struktural: dari peningkatan infrastruktur stadion hingga revisi total protokol keamanan pertandingan. Selama empat musim, larangan kehadiran suporter tamu di kompetisi domestik diberlakukan—baru pada musim ini larangan itu dicabut, sebagai bagian dari proses pemulihan.

Laga ini bukan sekadar pertandingan olahraga, tapi momen refleksi nasional. Dunia sepak bola internasional pernah menyampaikan belasungkawa atas kejadian itu, dan kini, di tengah keramaian SUGBK, sepak bola kembali menjadi sarana untuk mengingat, menghormati, dan berharap.

Previous articleTelkomGroup dan China Unicom Perkuat Ekosistem Digital Indonesia Melalui Kemitraan Strategis
Next articleMalaysia Guncang Persaingan Juara Grup A, Unggul 4-0 Atas Singapura