Home Berita Olah Raga Indonesia Catat 7 Rekor Nasional di Asian Games 2026, Meski Belum Raih...

Indonesia Catat 7 Rekor Nasional di Asian Games 2026, Meski Belum Raih Medali

Sumbawanews.com,- Tim Akuatik Indonesia menutup partisipasinya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan membawa pulang tujuh rekor nasional dan sembilan kali masuk babak final di Tokyo Aquatics Centre. Kontingen yang terdiri dari 14 atlet dan enam pelatih, sebagian besar atlet muda dan debutan, meski belum menyumbang medali, berhasil menorehkan catatan waktu terbaik sepanjang sejarah renang nasional. Tim tiba di Tanah Air pada Sabtu (26/9/2026) malam WIB setelah menjalani rangkaian lomba selama sembilan hari di Jepang.

Jason Donovan Yusuf menjadi sosok paling menonjol dengan memecahkan rekor nasional 100 meter gaya punggung putra dua kali: 54,89 detik di babak penyisihan dan 54,77 detik di semifinal. Ia juga melaju ke final 50 meter gaya punggung putra, finis di posisi keenam dengan waktu 25,16 detik. Di sektor putra, Liquor Harrison Andoko mencatat rekor nasional 200 meter gaya bebas dengan 1 menit 49,89 detik, sementara Samuel Maxson Septionus dan Kevin Erlangga Prayitno turut menyumbang keberhasilan estafet 4×100 meter gaya bebas putra yang memecahkan rekor dua kali — pertama 3 menit 21,48 detik, lalu diperbaiki menjadi 3 menit 20,84 detik.

Di sektor putri, Nadia Aisha Nurazmi memecahkan rekor nasional 50 meter gaya bebas putri dengan 25,62 detik dan masuk final, finis di posisi kesepuluh dengan waktu 25,66 detik. Flairene Candrea mencatat rekor nasional dalam estafet 4×100 meter gaya ganti campuran bersama Arya Adrean Putra Haryono, Joe Aditya Kurniawan, dan Adelia Chantika Aulia dengan waktu 3 menit 54,40 detik. Ia juga melaju ke final 100 meter gaya punggung putri, finis di posisi kesepuluh dengan catatan 1 menit 2,60 detik.

Adelia Chantika Aulia menjadi wakil Indonesia di final 200 meter gaya dada putri, menyelesaikan lomba di posisi kesepuluh dengan waktu 2 menit 35,98 detik. Tim estafet 4×100 meter gaya ganti campuran kembali tampil di final dengan susunan berbeda — Adelia, Joe, Arya, dan Flairene — dan finis di peringkat keenam dengan waktu 3 menit 54,49 detik. Namun, tim estafet 4×100 meter gaya ganti putri terpaksa mundur dari final setelah Adellia mengalami kram di paha kanan dan kiri, meski sebelumnya telah lolos dengan catatan 4 menit 15,90 detik di kualifikasi.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan renang Indonesia di level Asia, menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya saing meski belum menyentuh podium.

Previous articleHP Android Hilang? Gunakan Google Find Hub untuk Lacak dan Amankan
Next articleIndonesia Raih Perak Esports di Asian Games 2026, Klasemen Masih di Posisi 14