Sumbawanews.com,- Pertandingan IBL All Indonesian 2026 resmi dibuka pada 24 Oktober 2026 di GOR Laga Tangkas, Bogor, dengan dua laga besar menjadi pembuka: Pelita Jaya Jakarta melawan Dewa United Banten, dan juara bertahan Bogor Hornbills menghadapi Satria Muda Bandung. Seluruh tim peserta telah menjalani latihan terbuka pada 23 Oktober 2026, mempersiapkan diri untuk ajang yang secara khusus melarang kehadiran pemain asing, sehingga menjadi panggung murni bagi bakat-bakat lokal.
Pemain Dewa United, Kennie Elbert Kristanto, menyambut ajang ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kepercayaan diri, cara bermain, dan mentalitas. Senada dengannya, Andrew Lensun dari Pelita Jaya menyatakan antusiasme tinggi, menganggap turnamen ini sebagai jawaban atas keluhan bahwa pemain lokal sering terpinggirkan. “Ini kesempatan bagi kami untuk bermain basket, bersenang-senang, dan merasakan kembali semangat kompetisi,” ujarnya.
Pemain baru Bogor Hornbills, Patrick Nikolas, juga tak sabar tampil. Ia menilai turnamen ini penting sebagai ajang pemanasan sebelum liga utama dimulai, sekaligus kesempatan berharga bagi pemain muda yang jarang dapat menit bermain. “Mereka sekarang punya ruang untuk membuktikan kemampuan,” katanya.
Dari 10 tim yang berlaga—selain Pelita Jaya, Dewa United, Satria Muda, dan Bogor Hornbills—juga hadir Rajawali Medan, Pacific Caesar Surabaya, Rans Simba Bogor, Satya Wacana Salatiga, Hangtuah Jakarta, dan Kesatria Bengawan Solo. Beberapa tim, termasuk Dewa United, sengaja tidak membawa pemain inti seperti Rio Disi dan Arki Dikania Wisnu. Rio diistirahatkan akibat kelelahan setelah berlaga intens sejak awal 2026 bersama timnas dan klub, sementara Arki masih dalam proses pemulihan cedera. Asisten pelatih Dewa United, Yurifan Hosen, menegaskan optimisme tim: “Tanpa mereka, kami masih punya banyak pemain siap mengambil tanggung jawab lebih besar.”















