Sumbawanews.com,- Harry Kane dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2026 dalam upacara di London, mengakhiri puasa gelar individu tertinggi bagi pemain Inggris sejak Michael Owen pada 2001. Penyerang Bayern Munich itu mengungguli Kylian Mbappé dan Lamine Yamal dalam pemungutan suara, berkat performa luar biasa sepanjang musim dengan 73 gol dalam 65 penampilan untuk klub dan tim nasional. Pada usia 33 tahun, pencapaian ini memperkuat statusnya sebagai salah satu penyerang paling konsisten sepanjang sejarah sepak bola modern.
Dalam pidato emosional di Palladium Theatre, Kane mengucapkan terima kasih kepada pelatih awalnya di Tottenham Hotspur, Tim Sherwood dan Harry Redknapp, serta keluarga istri dan seluruh rekan setim di Bayern Munich—menyebut secara khusus Michael, Upa, Lucho, dan Lenny. Ia menekankan bagaimana persaingan sehari-hari di latihan, termasuk duel sengit dengan Upa, menjadi kunci perkembangannya. Kane juga menyampaikan dukungan untuk pelatih Bayern, Vincent Kompany, yang sedang dalam pemulihan di rumah sakit setelah pingsan saat latihan pekan sebelumnya.
Kane menutup pidatonya dengan mengapresiasi semua nominasi dan pemenang lain, menyebut mereka sebagai bukti nyata dari tekad dan kerja keras di level tertinggi. Kemenangan ini bukan hanya puncak karier pribadinya, tetapi juga momen bersejarah bagi sepak bola Inggris—mengembalikan nama negara itu ke puncak penghargaan individu terbesar di dunia sepak bola setelah seperempat abad menunggu.














