Sumbawanews.com,- Pemain Bayern Munich, Harry Kane, resmi menjadi pemenang Ballon d’Or 2026 setelah mengemas 61 gol di semua kompetisi klub musim lalu dan memimpin Timnas Inggris hingga semifinal Piala Dunia 2026. Penghargaan tertinggi individual dalam sepak bola dunia itu diberikan di London, Inggris, pada Selasa (27/10/2026) dini hari WIB, mengakhiri puasa 25 tahun bagi pemain Inggris sejak Michael Owen meraihnya pada 2001. Kane mengungguli pesaing ketatnya, Kylian Mbappé dan Lamine Yamal, dalam pemungutan suara yang digelar secara global.
Di atas panggung penuh emosi, Kane menyampaikan pidato selama 12 menit yang memukau hadirin. Ia memulai dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanannya, termasuk pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. “Tanpa kalian semua, hal ini tidak mungkin terjadi. Cara kalian mendorong dan berkompetisi membuat saya menjadi pemain yang lebih baik dan ingin terus berkembang,” ujarnya, mengutip dari Sportbible.
Kane tak lupa mengenang Tottenham Hotspur, klub yang membentuknya sejak usia 11 tahun. “Tanpa Tottenham, saya tidak mungkin berada di posisi saya saat ini. Berkat bimbingan dan semua pelatih di sana, saya bisa mewujudkan impian saya,” katanya dengan nada penuh penghargaan.
Pidatonya berlanjut ke keluarga, yang ia sebut sebagai fondasi keberhasilannya. Ia menyebut istri dan keempat anaknya—Ivy, Vivian, Louie, dan Henry—sebagai alasan utama perjuangannya. “Untuk anak-anakku di rumah, kalian adalah alasan saya melakukan semua ini. Saya ingin memberikan teladan tentang arti kerja keras dan percaya pada diri sendiri,” ucapnya, sambil mengapresiasi orang tua dan dokter bedah yang membantunya pulih dari cedera serius selama tujuh tahun terakhir.
Mengakhiri pidatonya, Kane menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda. “Bagi setiap anak laki-laki atau perempuan yang ingin meraih mimpi mereka, tidak ada yang tidak mungkin. Kerja keras saat tidak ada yang melihat, naik turunnya kehidupan, serta belajar melalui ketahanan dan keyakinan diri akan membuktikan bahwa apa pun bisa terwujud.”
Dengan kemenangan ini, Kane menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d’Or sejak Michael Owen pada 2001, sekaligus mencatatkan diri sebagai salah satu nama terbesar dalam sejarah sepak bola modern.















