Home Berita Olah Raga Hamza Choudhury Sanjung Garuda Jelang Duel Sengit di GBK

Hamza Choudhury Sanjung Garuda Jelang Duel Sengit di GBK

Sumbawanews.com,- Hamza Choudhury, eks pemain Leicester City yang kini membela Timnas Bangladesh, memuji kekuatan Timnas Indonesia menjelang laga penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026). Ia menyebut pertandingan ini sebagai ujian berat sekaligus kesempatan berharga bagi Bangladesh untuk mengukur kemajuan timnya melawan lawan yang jauh lebih unggul.

Indonesia, yang saat ini menempati peringkat 117 FIFA, memiliki keunggulan materi pemain dengan sejumlah nama yang berkarier di liga-liga top Eropa seperti Kevin Diks di Borussia Mönchengladbach, Maarten Paes di Ajax, dan Justin Hubner di Fortuna Sittard. Sementara itu, Bangladesh berada di peringkat 182 FIFA, dengan sebagian besar pemainnya masih berkutat di liga domestik. Choudhury mengakui perbedaan kualitas itu, tetapi menekankan bahwa kehadiran di turnamen ini justru untuk menghadapi tantangan sebesar itu.

“Saya benar-benar menantikan pertandingan ini. Saya tahu akan ada lebih banyak penonton di tribun. Jadi, ini akan menjadi pengalaman berharga lainnya bagi kami sebagai tim,” ujar Choudhury, mengutip Talash BD. “Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Banyak pemain mereka yang bermain di liga-liga top Eropa. Ini akan menjadi ujian berat bagi kami. Namun, kami berada di sini justru untuk itu, yaitu untuk bersaing melawan tim-tim yang saat ini berada di atas kami.”

Pemain berusia 28 tahun itu juga mengungkapkan kesan mendalam setelah pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia. “Saya sangat menyukainya. Benar-benar bagus. Ini pertama kalinya saya ke Indonesia. Saya datang ke sini bersama banyak teman dan keluarga. Mereka semua sangat ramah. Jadi, senang sekali bisa bertemu dengan kalian,” katanya. Meski mengaku cuaca di Jakarta terlalu panas, ia berharap bisa kembali dan menjelajahi lebih banyak wilayah di Indonesia.

Choudhury resmi membela Bangladesh sejak 2024, dan laga melawan Garuda menjadi momen penting dalam perjalanannya bersama Macan Bengal di kancah internasional. Pertandingan ini bukan hanya soal poin, tapi juga simbol perjalanan tim-tim yang berusaha mengejar ketinggalan di peta sepak bola Asia.

Previous articleGaruda Dituntut Menang Besar Lawan Bangladesh demi Tiket Final
Next articleNurisa Dian Ashrifah Bawa Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026