Sumbawanews.com,- Inter Milan dan AC Milan secara resmi memperkenalkan Generali Stadium, stadion baru yang akan menggantikan San Siro sebagai markas bersama mereka, pada Kamis (29/10) waktu setempat di Castello Sforzesco, Milan, Italia. Stadion berkapasitas sekitar 71.500 penonton ini dirancang oleh firma arsitektur Foster + Partners dan MANICA, dengan konsep struktur berbentuk huruf X dan atap melengkung ganda yang terinspirasi dari arsitektur khas Milan, termasuk Katedral Duomo. Pembangunan ditargetkan dimulai pada 2028, setelah kedua klub mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Milan pada 2025, dan menjadi bagian dari revitalisasi kawasan San Siro seluas 281.000 meter persegi.
Generali Stadium tidak hanya dirancang sebagai venue sepak bola, tetapi juga sebagai pusat budaya, ekonomi, dan sosial kota. Desainnya mempertahankan atmosfer ikonik San Siro dengan dua curva—Curva Nord untuk suporter Inter Milan dan Curva Sud untuk AC Milan—yang dibangun dengan kemiringan hingga 37 derajat untuk memperdalam keterlibatan penonton. Teknologi ramah lingkungan seperti panel surya, ventilasi alami, dan sistem akustik canggih menjadi bagian integral dari desain, menjamin efisiensi energi dan kenyamanan pengunjung. Stadion ini juga dirancang untuk menyelenggarakan konser dan acara besar lainnya, menjadikannya destinasi sepanjang tahun.
Kerja sama dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia, memberi nama resmi stadion ini, sekaligus menandai salah satu kesepakatan hak penamaan terbesar dalam sejarah olahraga dunia, meski nilai kontraknya tidak diungkapkan secara terbuka. Kawasan sekitar stadion akan dikembangkan menjadi ruang publik, area hijau, dan zona komersial, memperkuat dampak jangka panjang proyek ini bagi perkotaan Milan. Dengan demikian, Generali Stadium bukan sekadar pengganti fisik San Siro, tetapi simbol transformasi berkelanjutan bagi dua raksasa sepak bola Italia dan kota yang mereka cintai.















