Home Berita Olah Raga FIFA ASEAN Cup 2026 Terancam Gangguan Abu Vulkanik, PSSI dan FIFA Belum...

FIFA ASEAN Cup 2026 Terancam Gangguan Abu Vulkanik, PSSI dan FIFA Belum Konfirmasi Pembatalan

Sumbawanews.com,- FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 di Indonesia tengah menghadapi tantangan serius akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Aktivitas vulkanik yang memicu penyebaran abu hingga ke Jakarta dan Bandung memicu kekhawatiran terhadap keselamatan peserta dan kualitas udara di venue utama, Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat. Meski spekulasi batalnya turnamen merebak di media sosial, hingga Senin, 7 September 2026, belum ada pernyataan resmi dari PSSI maupun FIFA yang mengonfirmasi perubahan jadwal atau pemindahan lokasi.

Erupsi Gunung Anak Krakatau telah berdampak nyata pada sektor penerbangan. Berdasarkan data BMKG, abu vulkanik terdeteksi hingga ketinggian 50.000 kaki (15,24 km) dan menyebar ke arah barat daya hingga barat laut, mengganggu operasional delapan bandara di Jawa dan Sumatra. Dalam tiga hari terakhir, sebanyak 2.961 penerbangan—terdiri dari 2.339 penerbangan domestik dan 622 internasional—terdampak, dengan 341 ribu penumpang mengalami keterlambatan atau pembatalan. AirNav Indonesia mengeluarkan NOTAM untuk menutup sementara bandara hingga 23.59 WIB, sementara PVMBG dan VAAC Darwin memantau pergerakan abu yang menjauhi wilayah Indonesia pada lapisan tinggi.

Meski sebaran abu mulai berkurang dan kondisi lapangan berangsur membaik, belum ada kepastian apakah udara di Jakarta dan Bandung akan cukup aman saat pertandingan dimulai. Timnas Indonesia, yang berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, tetap dijadwalkan tampil sebagai tuan rumah. Persiapan teknis turnamen diklaim masih berjalan sesuai rencana, dengan koordinasi intensif antara PSSI, pemerintah, dan otoritas terkait. Hingga kini, tidak ada indikasi resmi bahwa turnamen akan dibatalkan atau dipindahkan—hanya kekhawatiran yang terus dipantau secara dinamis mengingat jeda waktu lebih dari tiga pekan sebelum kick-off.

Previous articleDimitar Mitkov Borong Dua Gol, Madura United Menang Tipis di Laga Pembuka
Next articleGATTI SI PENYELAMAT, SELALU AKU!