Sumbawanews.com,- FIFA ASEAN Cup 2026 resmi dimulai pada 25 September 2026, dengan Timnas Indonesia menjadi salah satu peserta utama di Divisi 1. Turnamen baru yang digagas FIFA dan diumumkan resmi pada 26 Oktober 2025 ini mempertemukan 14 negara Asia Tenggara dan undangan, dengan fase grup Divisi 1 berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, dan akan membuka laga melawan Singapura pada hari pertama turnamen.
FIFA ASEAN Cup menjadi turnamen pertama di kawasan ini yang secara resmi masuk dalam kalender internasional FIFA, sehingga klub-klub wajib melepas pemainnya yang dipanggil tim nasional. Ini memberi keuntungan besar bagi Indonesia, yang kini dapat menurunkan sejumlah pemain berbasis Eropa seperti Emil Audero, Maarten Paes, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Dean James, Joey Pelupessy, dan Ole Romeny. Kehadiran mereka memperkuat skuad asuhan John Herdman, yang berbeda dari komposisi tim saat menghadapi Singapura di Piala AFF 2026 pada 7 Agustus lalu, di mana Indonesia bermain imbang 1-1 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan balasan Ilhan Fandi.
Di Grup A, Indonesia juga akan menghadapi Malaysia yang diperkuat tiga naturalisasi—Bergson Da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp—serta Bangladesh yang memiliki Hamza Choudhury, pemain Sheffield United. Sementara itu, Singapura kembali mengandalkan inti utama dari Piala AFF 2026, termasuk Hariss Harun, Jacob Mahler, Kyoga Nakamura, dan Ilhan Fandi. Di Grup B, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan bersaing ketat, dengan sebagian besar pertandingan digelar di Bandung.
Fase grup menggunakan sistem single round robin, di mana hanya juara grup yang berhak maju ke final masing-masing divisi. Tim peringkat dua di Divisi 1 akan bertanding untuk menentukan peringkat tiga. Turnamen ini juga memberikan poin penting untuk peringkat FIFA, menjadikan setiap laga bernilai strategis. Seluruh pertandingan Divisi 1 berlangsung hingga 5 Oktober 2026, sementara Divisi 2 diselenggarakan di Hong Kong pada periode serupa. Dengan kekuatan tim yang lebih lengkap dan dukungan publik di kandang, Indonesia memulai misi besar untuk meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup.















