Sumbawanews.com,- Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam final Denmark Open 2026, Minggu (18/10) malam, di Arena Fyn, Odense. Pertemuan ini menjadi laga pertama antara ganda putra Indonesia dan Malaysia di turnamen Super 750 tersebut, setelah kedua pasangan sama-sama menembus final setelah melewati jalur berbeda tanpa pernah bertemu sebelumnya di babak sebelumnya.
Kedua pasangan telah saling mengenal erat sejak 2025, dengan empat kali bertemu di berbagai ajang dunia. Fajar/Fikri memenangkan dua pertemuan pertama, sementara Aaron/Soh bangkit dengan dua kemenangan terakhir. Di final China Open 2025, Fajar/Fikri menang telak 21-15, 21-14 — kemenangan yang membawa mereka meraih gelar pertama sebagai pasangan tetap. Di 2026, Fajar/Fikri mencatat dua gelar dari tiga final yang mereka jalani: menang atas Kim Won Ho/Seo Seung Jae di Japan Open dan China Open, setelah sebelumnya kalah dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Singapore Open. Sementara itu, Aaron/Soh belum pernah menang di final tahun ini, gagal di Malaysia Open, All England, dan Taipei Open.
Fajar/Fikri belum pernah memenangkan Denmark Open sebagai pasangan saat ini. Tahun lalu, mereka kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di final turnamen yang sama. Namun, Fajar pernah menjadi juara Denmark Open 2022 bersama Rian Ardianto, saat mengalahkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sementara Fikri pernah menjadi runner-up di Denmark Open 2023 saat berduet dengan Bagas Maulana, kala itu dikalahkan oleh Aaron/Soh di laga puncak.
Dengan rekor head-to-head yang seimbang dan momentum yang saling berlawanan, final ini bukan sekadar pertandingan, tapi ujian ketahanan mental dan strategi antara dua pasangan terbaik Asia.















