Sumbawanews.com,- Pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Spanyol 2026-2027, yang berlangsung di Stadion Vallecas, Sabtu malam WIB (24/10/2026), Rayo Vallecano tumbang 0-3 dari Elche. Meski kiper Emil Audero mencatat enam penyelamatan spektakuler, tim tuan rumah gagal menghindari kekalahan telak. Tiga gol Elche dicetak Federico Redondo lewat penalti menit ke-23, Fer NiƱo pada menit ke-36, dan GermƔn Valera dengan tendangan cungkil menit ke-68.
Meski gawangnya tiga kali bobol, Audero menjadi sorotan utama media Spanyol. AS dan Mundo Deportivo secara khusus memuji aksi-aksi penyelamatannya. AS memuji aksi Audero dengan ungkapan āĀ”QuĆ© barbaridad de Audero!ā setelah ia menggagalkan sundulan Roy Revivo di masa tambahan waktu babak pertama, mencegah Elche memperbesar keunggulan menjadi 3-0 sebelum turun minum. Mundo Deportivo menyebut penyelamatan itu sebagai āĀ”QuĆ© paradón de Audero!ā dan juga menyoroti upayanya menghalau tembakan keras Fer NiƱo dari jarak dekat pada menit ke-20, sebelum gol penalti pertama Elche tercipta.
Elche membuka keunggulan setelah wasit memberi penalti akibat pelanggaran Florian Lejeune terhadap Roy Revivo. Redondo sukses mengeksekusi, meski Audero membaca arah tendangannya. Dua belas menit kemudian, Elche kembali dapat penalti setelah PathƩ Ciss melanggar Thomas Lemar. Fer NiƱo pun menggandakan keunggulan dengan mengecoh kiper asal Mataram itu. Rayo sempat punya peluang memperkecil skor setelah VAR memberi penalti akibat handball Buba SangarƩ, tetapi PathƩ Ciss gagal, tendangannya membentur mistar.
Gol ketiga Elche datang pada menit ke-68, ketika GermĆ”n Valera memanfaatkan ruang di sisi kiri kotak penalti dan melepaskan tembakan cungkil yang tak bisa dijangkau Audero. Hingga peluit panjang, Rayo tak mampu mencetak gol balasan. Statistik menunjukkan Audero melakukan enam penyelamatanājumlah terbanyak di antara kiper yang bertanding pada laga ituānamun tak cukup menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Media Spanyol mengakui performa individu Audero luar biasa, tetapi menekankan bahwa Rayo Vallecano masih perlu memperbaiki pertahanan dan efektivitas serangan. Kekalahan ini membuat posisi Rayo di klasemen semakin terpuruk, sementara Audero tetap menjadi satu-satunya cahaya di tengah kegelapan hasil timnya.















