Sumbawanews.com,- Seorang scouting asal Slovakia baru-baru ini memantau empat pemain Indonesia sebagai calon talenta potensial untuk bergabung di liga Eropa Timur, mengungkapkan minat serius terhadap perkembangan sepak bola dalam negeri. Pemantauan ini dilakukan selama perjalanan scoutingnya di Asia, termasuk kunjungan ke Indonesia, di mana ia menilai kompetisi Liga 1 semakin matang dan penuh bakat. Pemain yang menjadi fokusnya adalah Alfharezzi Buffon (Dewa United), Dion Markx (Persita Tangerang), Zanadin Fariz (Persik Kediri), dan Theo Numberi (Garudayaksa FC), seperti diungkapkan influencer sepak bola Aten Nguyen melalui akun Instagramnya.
Dion Markx, yang dipinjamkan dari Persib Bandung ke Persita Tangerang, menjadi salah satu pemain paling menonjol di mata scouting tersebut. Ia tampil sebagai bek andalan dalam empat laga awal Persita di Super League 2026-2027, termasuk menjadi man of the match saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Berkat konsistensi pertahanannya, Persita belum terkalahkan dalam empat laga pertama musim ini, dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara itu, Zanadin Fariz dari Persik Kediri dan Theo Numberi dari Garudayaksa FC juga dinilai memiliki potensi tinggi berdasarkan performa mereka di kompetisi domestik. Alfharezzi Buffon, meski belum banyak mendapat sorotan media, dinilai memiliki keunggulan teknis yang menarik perhatian tim scouting.
Minat Slovakia terhadap pemain Indonesia bukanlah hal baru. Sebelumnya, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman pernah membuktikan kualitas pemain Indonesia di liga setempat. Witan Sulaeman mencatat empat gol dan satu assist dari 12 penampilan bersama FC Senica pada musim 2021-2022, lalu menambah empat gol dan satu assist dari 14 laga bersama AS Trencin pada 2022-2023. Sementara Egy Maulana Vikri mengemas dua gol dan empat assist dalam 26 pertandingan bersama FC Senica pada 2021-2022, lalu menyumbang satu assist dari 10 penampilan bersama Zlate Moravce pada paruh pertama musim 2022-2023.
Kehadiran scouting Slovakia ini menjadi indikator kuat bahwa bakat-bakat Indonesia mulai diperhitungkan di level Eropa, sekaligus membuka pintu lebih lebar bagi pemain lokal untuk merambah liga-liga kontinental. Dengan performa konsisten di Liga 1 dan rekam jejak pemain sebelumnya yang sukses di Slovakia, peluang bagi keempat nama tersebut untuk berkarier di luar negeri kini semakin nyata.















