Sumbawanews.com,- Kiper Chelsea, Emiliano Martínez, harus menjalani operasi rahang setelah mengalami benturan keras dengan bek Everton, Jarrad Branthwaite, pada babak kedua pertandingan Premier League di Stamford Bridge, Sabtu (17/10/2026). Insiden itu membuat Martínez terkapar di lapangan, memicu penanganan medis darurat selama lebih dari 10 menit, dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit menggunakan tandu. Ia dikonfirmasi mengalami gegar otak dan cedera serius pada rahang, meski tidak ditemukan komplikasi pada kepala, punggung, atau leher berdasarkan hasil pemindaian.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menyatakan Martínez tetap sadar saat dikeluarkan dari stadion, namun kondisinya memerlukan penanganan medis lanjutan. Laporan dari Sports Mole dan jurnalis Argentina Gaston Edul mengonfirmasi bahwa operasi rahang menjadi keharusan, dan pemain berusia 33 tahun itu dipastikan akan melewatkan sejumlah laga penting, termasuk duel melawan Tottenham Hotspur di Premier League dan pertandingan Carabao Cup kontra Liverpool. Ia juga diragukan bisa tampil saat Chelsea menghadapi Manchester United pada 31 Oktober.
Selain cedera rahang, Martínez wajib menjalani protokol pemulihan gegar otak versi Football Association, yang mencakup pengawasan ketat selama 24 jam, istirahat total 48 jam tanpa aktivitas fisik maupun kognitif, serta serangkaian enam tahap pemulihan bertahap sebelum dinyatakan layak kembali bermain. Proses ini memperpanjang masa pemulihan, sehingga kemungkinan besar ia akan absen dalam beberapa pekan mendatang.
Dengan Martínez tak tersedia, Mike Penders berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah masuk sebagai pengganti saat Chelsea menang 2-0 atas Everton. Kemenangan itu menjadi hasil terakhir Chelsea sebelum kepastian cedera Martínez diumumkan.















