Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia bersiap menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, setelah muncul kekhawatiran bahwa striker Ole Romeny mungkin absen akibat latihan terpisah pada Minggu, 4 Oktober 2026. Jika Romeny tidak bisa turun, pelatih memiliki tiga opsi andalan: Egy Maulana Vikri, Luke Vickery, dan Dean James, masing-masing dengan keunggulan berbeda di lini serang.
Egy Maulana Vikri, pemain Dewa United, telah menunjukkan sinergi tajam dengan Romeny saat memberikan umpan kunci yang memicu gol Mitchell Baker melawan Bangladesh. Pemain berusia 26 tahun ini memiliki catatan impresif melawan Thailand: satu gol dan satu assist dalam empat pertemuan terakhir. Kehadirannya di lini depan bisa mempertahankan ritme serangan yang sudah terbangun.
Luke Vickery, winger kanan dari Macarthur FC, telah membuka rekening gol bersama Timnas Indonesia dan secara alami mengisi posisi yang sama dengan Romeny saat menghadapi Bangladesh. Namun, kehadirannya bersama Mitchell Baker berpotensi menciptakan tumpang tindih di sayap kanan, sehingga keputusan taktis akan sangat menentukan efektivitasnya.
Sementara itu, Dean James dari Go Ahead Eagles menjadi solusi strategis di sisi kiri serangan. Dengan kemampuannya menyisir flank kiri dan berkoordinasi dengan Calvin Verdonk dalam transisi bertahan-mengserang, James menawarkan keseimbangan yang jarang dimiliki pemain lain. Posisinya yang berlawanan dengan Ragnar Oratmangoen di kanan memungkinkan formasi tetap stabil meski Romeny absen.
Dengan segala kemungkinan, timnas Indonesia siap menghadapi Thailand dengan beragam opsi taktis, meski kehadiran Romeny tetap menjadi kunci utama dalam rencana permainan.















