Sumbawanews.com,- Empat klub debutan—Como, LASK, Sabah, dan Viking—langsung menghadapi ujian berat di fase grup Liga Champions 2026/2027, dengan lawan-lawan yang memiliki sejarah gemilang di panggung Eropa. Mereka semua lolos tanpa melalui babak kualifikasi tambahan, namun tak ada yang mendapat jalan mudah: dari Manchester United hingga Barcelona, dari Bayern Munich hingga Real Madrid, semua menjadi lawan mereka dalam perjalanan pertama di kompetisi paling bergengsi benua biru.
Como, yang finis keempat di Serie A 2025/2026 dan menjadi satu-satunya debutan yang lolos langsung ke fase grup tanpa melewati kualifikasi, akan menghadapi tiga raksasa Eropa: Manchester United, Paris Saint-Germain, dan Barcelona. Pertemuan dengan MU terjadi di Matchday 3 di kandang Como, sementara PSG datang pada Matchday 7, dan Barcelona menjadi lawan terakhir di Matchday 8. Mereka juga akan bertandang ke markas Barcelona, Feyenoord, dan Real Betis, serta menjamu RB Leipzig dan AEK Athens.
Viking, klub asal Norwegia yang lolos setelah menaklukkan GNK Dinamo dengan agregat 5-3 di babak play-off, menghadapi tantangan paling berat dalam hal jumlah juara Eropa. Empat tim yang pernah memenangkan Liga Champions atau Piala Eropa menjadi lawan mereka: Bayern Munich, Aston Villa, Feyenoord, dan PSV. Viking akan menjamu keempatnya di Stavanger, termasuk pertandingan bersejarah melawan Sabah di Matchday 4—duel antar-debutan pertama dalam sejarah Liga Champions. Mereka juga akan bertandang ke Stuttgart, Atletico Madrid, Napoli, dan Aston Villa.
Sabah dari Azerbaijan, yang berhasil lolos setelah menyingkirkan Hapoel Beer-Sheva dengan agregat 6-4 setelah melewati empat babak kualifikasi, langsung dihadapkan pada kekuatan besar: Manchester United, Borussia Dortmund, Barcelona, dan Arsenal. Laga pembuka mereka adalah perjalanan ke Old Trafford pada Matchday 1, diikuti kedatangan Slavia Praha dan Dortmund di kandang. Di Matchday 5, Sabah menyambut Barcelona—pertemuan pertama klub Azerbaijan dengan tim Spanyol itu di kompetisi Eropa. Mereka juga akan menjamu Villarreal dan Napoli, sebelum menutup fase grup dengan lawatan ke Emirates Stadium melawan Arsenal.
LASK dari Austria, yang mencatatkan comeback dramatis setelah kalah 0-3 dari Celtic di leg pertama play-off, lalu menang 5-1 setelah perpanjangan waktu di leg kedua (agregat 5-4), akan menghadapi Liverpool, Real Madrid, dan Porto. Mereka akan menjamu Liverpool di Matchday 2, Fenerbahce di Matchday 6, dan Porto di Matchday 8, sementara harus bertandang ke markas Real Madrid, Sporting CP, dan Bodo/Glimt. LASK juga akan membuka fase grup dengan lawatan ke AEK Athens.
Keempat tim debutan ini tidak hanya membawa harapan negara masing-masing, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola non-tradisional di panggung Eropa. Dengan lawan-lawan yang pernah mengangkat trofi tertinggi, setiap laga mereka adalah sejarah yang sedang ditulis—bukan hanya untuk klub, tapi untuk seluruh dunia sepak bola yang menyaksikan keajaiban dari tim-tim yang tak pernah dianggap mampu berada di sini.















