Sumbawanews.com,- Gelandang AS Roma, Marten de Roon, mengakui Michael Carrick sebagai salah satu panutan utamanya selama berkarier di Liga Inggris. De Roon, yang pernah bersaing langsung dengan Carrick saat membela Middlesbrough pada musim 2016/2017, mengagumi kemampuan sang legenda Manchester United dalam mengalirkan bola dan memahami ritme pertandingan. Kini, De Roon siap menghadapi MU di Old Trafford pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, dalam laga yang menjadi kesempatan langka Roma kembali bermain di stadion ikonik itu sejak 2021.
Meski tidak mengingat detail pertandingan saat melawan Carrick, De Roon tetap mengenang kualitas teknis dan kecerdasan taktis sang gelandang yang pernah menjadi tulang punggung salah satu skuad terhebat Manchester United. “Dia adalah gelandang hebat, memiliki kemampuan mengumpan yang luar biasa, dan sangat memahami permainan. Dia bermain dalam salah satu tim Manchester United terkuat yang pernah ada, jadi saya sangat menghormatinya,” ujar De Roon. Kekagumannya tidak mengurangi ambisi timnya untuk meraih hasil positif di tanah lawan.
AS Roma, yang kini dilatih Gian Piero Gasperini, datang ke Manchester dengan catatan hanya sekali kalah dalam 13 laga di semua kompetisi musim ini. Meski MU belakangan menunjukkan performa tidak konsisten, De Roon menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan yang memiliki sejarah dan atmosfer Old Trafford yang menakutkan. “Kami menantikan pertandingan besok dan kesempatan untuk menjalani malam yang luar biasa di stadion yang fantastis. Mereka adalah tim yang kuat dan kami tidak boleh meremehkan mereka hanya karena hasil-hasil belakangan ini,” tegasnya. “Namun, tentu saja kami ingin meraih hasil yang bagus besok.”
Pertandingan ini bukan sekadar laga Liga Champions, tapi juga momen personal bagi De Roon — kembali menghadapi jejak karier masa lalunya, sekaligus membuktikan bahwa Roma bisa menjadi tim yang sulit dikalahkan bahkan di markas besar Eropa.















