Sumbawanews.com,- Pemain bertahan UD Almeria, Daijiro Chirino, mengungkapkan alasan menolak panggilan Timnas Curacao menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 demi fokus membantu klubnya mengejar promosi ke La Liga. Pemain berdarah Maluku itu mengaku sempat dihubungi pihak Curacao sebelum babak kualifikasi dimulai, tetapi memutuskan untuk tetap berkomitmen pada karier klubnya di Spanyol. Ia menegaskan keputusannya bukan karena menunggu panggilan dari Timnas Belanda, melainkan karena prioritas utamanya adalah membantu Almeria meraih kenaikan kasta. Chirino mencetak gol pertamanya di musim 2026/2027 pada menit ke-61 saat Almeria menang 3-0 atas Leganés pada 11 Oktober 2026.
Chirino, yang lahir di Zwolle, Belanda, pada 24 Januari 2002, memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku, sementara ayahnya berdarah Curacao. Ia pernah membela tim muda Belanda dan menerima undangan persahabatan dari Curacao pada 2023, tetapi belum pernah tampil untuk tim nasional senior mana pun. Setelah bergabung dengan Almeria pada musim panas 2025 dengan transfer senilai sekitar 2 juta euro, ia menjadi pilar penting di lini belakang, mampu bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah dengan tinggi badan 185 cm.
Meski memiliki latar belakang keturunan Indonesia, peluangnya membela Timnas Indonesia masih bergantung pada keputusan pribadinya dan pemenuhan persyaratan resmi dari PSSI dan FIFA. Saat ini, Chirino masih berdiskusi dengan agennya mengenai kemungkinan bermain di level internasional, tetapi belum ada pernyataan resmi yang menyatakan minatnya untuk memakai jersey Timnas Indonesia. Sementara itu, kehadiran Cristiano Ronaldo sebagai pemegang 25 persen saham Almeria sejak Februari 2026 tidak memiliki kaitan langsung dengan keputusan internasional Chirino. Karier klubnya tetap menjadi fokus utama, dan penampilannya di lapangan terus menjadi sorotan para pengamat sepak bola.















