Home Berita Olah Raga Cristiano Ronaldo Tinggalkan Latihan Timnas Portugal, Ketegangan dengan Jorge Jesus Memburuk

Cristiano Ronaldo Tinggalkan Latihan Timnas Portugal, Ketegangan dengan Jorge Jesus Memburuk

Sumbawanews.com,- Pada akhir September 2026, Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di Kopenhagen, memperdalam ketegangan yang sudah lama terjadi antara dirinya dan pelatih Jorge Jesus. Keputusan ini menambah daftar panjang konflik Ronaldo dengan figur pelatih sepanjang kariernya, mulai dari Sir Alex Ferguson hingga Fernando Santos, yang semuanya berpusat pada ketidaksepahaman soal peran, keputusan taktis, dan penghargaan.

Ronaldo, yang telah menjadi simbol keunggulan di level klub maupun internasional, pernah mengalami gesekan serupa dengan manajer-manajer besar. Di Manchester United, ia pernah meninggalkan lapangan sebelum pergantian pemain selesai pada 2008, menggelengkan kepala setelah diganti Ferguson dalam derby Manchester 2009, hingga mempertanyakan keputusan Ralf Rangnick dengan melempar jaketnya ke tanah pada Januari 2022. Di Real Madrid, ia menolak merayakan dua golnya melawan Granada pada September 2012, dengan alasan ketidakpuasan pribadi terhadap manajemen klub. Hubungannya dengan Jose Mourinho juga memburuk pada 2013, setelah saling serang dalam adu mulut pasca pertandingan Copa del Rey, hingga Mourinho menyebut Ronaldo “mengira dia tahu segalanya.”

Di level tim nasional, Ronaldo sempat dicadangkan Fernando Santos pada laga 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Swiss, dengan Goncalo Ramos dipilih sebagai starter. Konflik terbaru dengan Ten Hag di Manchester United berujung pada wawancara kontroversial November 2022, di mana Ronaldo menyatakan merasa “dikhianati” dan tidak dihormati, yang mempercepat pemutusan kontraknya.

Kini, dengan kepergiannya dari latihan Timnas Portugal di akhir September 2026, Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian—bukan karena gol atau trofi, tapi karena pola berulang yang menggambarkan perjuangannya mempertahankan otoritas dan pengakuan di tengah dinamika kepelatihan yang terus berubah.

Previous articleAlter Ego vs NAVI: Duel Puncak Klasemen MPL ID S18
Next articleIndonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang 9-2 Lawan Bangladesh