Sumbawanews.com,- Pelatih AC Milan Ruben Amorim menyatakan kekecewaannya atas keputusan Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Portugal, sebuah keputusan yang berlangsung dalam suasana kontroversial menjelang pemusatan latihan berikutnya. Ronaldo, yang debut untuk Portugal pada 2003, mengakhiri 23 tahun pengabdiannya dengan 234 caps dan 146 gol—rekor tertinggi sepanjang sejarah sepak bola internasional putra—tanpa mengikuti sesi latihan berikutnya setelah ketegangan dengan pelatih Jorge Jesus. Amorim, mantan rekan satu tim Ronaldo di tim nasional, menilai kontribusi sang legenda jauh melampaui angka statistik, dan bahwa cara perpisahannya tidak mencerminkan penghormatan yang layak diterima oleh pemain yang telah memperkenalkan Portugal ke seluruh dunia melalui sepak bola. Keputusan Ronaldo untuk meletakkan ban kapten kepada Bruno Fernandes dan mengumumkan pensiun sebelum daftar pemain diumumkan, diikuti sanksi skorsing 30 hari dan denda 255 euro dari Federasi Sepak Bola Portugal, menjadi puncak dari ketegangan yang bermula setelah ia tidak dimainkan dalam kemenangan atas Norwegia dan meninggalkan pemusatan latihan menjelang laga Nations League melawan Denmark. Dalam pesan perpisahannya, Ronaldo mengakui keputusan itu bukanlah soal logika semata, tapi juga perasaan, dan menyampaikan terima kasih kepada keluarga, rekan setim, staf, serta seluruh rakyat Portugal yang mendukung perjalanannya selama lebih dari dua dekade. Portugal, yang meraih Piala Eropa 2016 dan dua gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025, berencana memberikan penghormatan khusus kepada Ronaldo atas kontribusinya yang tak tergantikan.
Home Berita Olah Raga Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal, Amorim Sesalkan Cara Berakhirnya















