Home Berita Olah Raga Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Mantan Klub Pertama Bongkar Luka Dikhianati

Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Mantan Klub Pertama Bongkar Luka Dikhianati

Sumbawanews.com,- Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Portugal pada 5 November 2026, setelah 23 tahun membela negaranya, menyusul ketegangan yang memuncak dengan pelatih Jorge Jesus. Keputusan itu memicu reaksi keras dari Duarte Santos, presiden Andorinha FC—klub pertama yang pernah dibela Ronaldo pada 1993–1995 di Madeira—yang menuduh Jesus telah mengkhianati sang legenda. Santos menggambarkan kekhianatan itu sebagai “menusuk dari belakang dengan pisau sebesar dunia,” menilai Ronaldo tidak mendapat dukungan yang seharusnya diberikan setelah kontribusi luar biasanya bagi sepak bola Portugal. Ia juga menegaskan bahwa penghormatan resmi untuk Ronaldo sebaiknya tidak digelar selama Jesus masih menjabat sebagai pelatih.

Ronaldo, yang mencatatkan 146 gol dari 234 penampilan—rekor terbanyak baik dalam gol maupun caps untuk Timnas Portugal—menjadi sosok kunci di balik kesuksesan negaranya: juara Piala Eropa 2016 dan dua gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025. Konfliknya dengan Jesus memanas setelah Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan menjelang laga Nations League melawan Denmark pada akhir September 2026, setelah tidak dimainkan dalam pertandingan sebelumnya melawan Norwegia. Ia mengakui keretakan kepercayaan dengan pelatih, namun tetap meminta maaf kepada rekan satu tim dan suporter, serta menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi Portugal. Federasi Sepak Bola Portugal kemudian memberinya sanksi larangan bermain 30 hari dan denda 255 euro, sebelum akhirnya mengakui keputusan pensiunnya dengan penuh penghargaan.

Santos, yang mengenal Ronaldo sejak masa kecilnya di akademi lokal, menyarankan agar acara perpisahan resmi digelar setelah pergantian pelatih, sebagai bentuk penghormatan yang layak. Di luar Portugal, klub-klub mantan Ronaldo—Manchester United, Juventus, dan Sporting CP—serta rekan-rekan setimnya di berbagai belahan dunia pun memberikan penghormatan khusus, mengenang kontribusi sang legenda yang tak hanya mengukir rekor, tapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional.

Previous articleJanice Tjen Siap Balas Dendam Lawan Kudermetova di Perempat Final Chennai Open 2026
Next articleCasino Spiele – Die exklusive Welt der Glücksspielklassiker