Home Berita Olah Raga Cristiano Ronaldo Buka Suara, Sebut Jorge Jesus Khianati Janji

Cristiano Ronaldo Buka Suara, Sebut Jorge Jesus Khianati Janji

Sumbawanews.com,- Cristiano Ronaldo akhirnya angkat bicara soal keputusannya meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal, dalam pernyataan panjang dua ribu kata yang ia unggah di media sosial pada Rabu (7/10) dini hari WIB. Kapten Portugal itu menuduh pelatih Jorge Jesus mengkhianati dua janji padanya, termasuk janji untuk memainkannya selama 30 menit dalam laga melawan Norwegia pada 28 September, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Portugal. Ronaldo menyatakan ia telah mempersiapkan diri secara penuh, melakukan pemanasan sejak babak pertama berakhir, namun tidak dipanggil masuk lapangan. Ia juga menegaskan bahwa Jesus gagal memenuhi komitmen untuk meminta maaf kepadanya di depan media jelang laga melawan Denmark, meski telah sepakat tujuh poin pembicaraan yang seharusnya disampaikan ke publik. Ronaldo meminta maaf kepada rekan-rekan satu tim dan siap menerima segala konsekuensi dari federasi, namun menegaskan kesiapannya kembali bermain untuk timnas setelah masa hukuman berakhir.

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun dan bermain untuk Al Nassr, menggambarkan pengkhianatan pertama terjadi saat ia diyakinkan oleh Jesus bahwa ia akan turun selama 30 menit melawan Norwegia. Menurutnya, kesepakatan itu dibuat jauh sebelum laga, bahkan setelah ia menanyakan kesiapan fisiknya dan Jesus menjawab bahwa ia harus bersiap karena akan bermain. Namun, saat pertandingan berlangsung, ia tetap duduk di bangku cadangan hingga akhir laga. “Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama usai, menyaksikan menit demi menit berlalu, dan tidak dipanggil masuk. Pelatih telah mengingkari janjinya kepada saya,” tulis Ronaldo dalam pernyataannya.

Pengkhianatan kedua, menurut Ronaldo, terkait janji Jesus untuk meminta maaf secara terbuka kepada dirinya di hadapan jurnalis sebelum laga melawan Denmark. Ia menjabarkan bahwa ada tujuh poin kesepakatan yang disepakati bersama, yang semuanya mencakup permintaan maaf dari pelatih. Namun, dalam konferensi pers, tidak ada satupun poin itu yang disampaikan. “Tidak ada satu pun dari catatan-catatan ini yang mengatakan bahwa pelatih harus meminta maaf kepada saya. Itu adalah kedua kalinya beliau mengingkari janjinya kepada saya,” tegasnya.

Meski mengambil jarak dari timnas, Ronaldo menegaskan komitmennya terhadap Portugal. Ia menyatakan siap kembali bermain jika kondisi fisiknya memadai, dan berjanji akan kembali berkontribusi untuk mencetak gol dan meraih kemenangan bersama Seleção das Quinas setelah masa hukuman berakhir. Ia juga meminta maaf secara khusus kepada rekan-rekan satu tim yang mungkin terdampak oleh keputusannya meninggalkan kamp pelatihan.

Ronaldo tidak menyebutkan secara eksplisit apakah ia akan kembali ke timnas dalam jangka pendek, tetapi pesannya jelas: ia tidak meninggalkan Portugal, melainkan menolak kebohongan dan ketidakjelasan.

Previous articleTimnas Basket Indonesia Resmi Ganti Pelatih, David Singleton Pergi
Next articleCristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Sebut Pelatih Ingkar Janji