Home Berita Olah Raga Como Guncang Manchester United dengan Kemenangan Telak 4-1 di Liga Champions

Como Guncang Manchester United dengan Kemenangan Telak 4-1 di Liga Champions

Sumbawanews.com,- Di hadapan publik sendiri di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como meraih kemenangan telak 4-1 atas Manchester United dalam laga matchday keempat Liga Champions, menegaskan bahwa kehadiran mereka di kompetisi elite Eropa bukan kebetulan. Nico Paz mencetak tiga gol pada menit ke-23, ke-45+1, dan ke-67, sementara Jacobo Ramon menambahkan gol keempat di menit ke-72. Gol tunggal Joshua Zirkzee untuk MU pada menit ke-90 hanya menjadi pelipur lara bagi tim tamu yang tampil kewalahan.

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyambut kemenangan ini dengan sikap tenang dan penuh kesadaran. “Ini adalah malam spesial, tetapi kami masih di titik awal dari semua yang ada di pikiran kami. Kami tetap rendah hati dan bekerja keras,” ujarnya. Fabregas, yang pernah membela Arsenal dan mengalami langsung tekanan melawan MU, menolak menganggap lawan sebagai tim yang lemah meski sedang mengalami masa sulit. “Mereka tetap Manchester United. Beberapa pemain kami baru bermain tiga kali di Liga Champions. Kepercayaan diri dan cara bermain mereka memberi saya semangat,” katanya dikutip dari Sky Sports Italia.

Kemenangan ini mengangkat Como ke peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Champions, sekaligus menjadi bukti nyata kemajuan klub yang baru promosi ke Serie A pada musim 2024/2025. Dengan tiga kemenangan dan satu kekalahan dalam empat laga, Como menunjukkan konsistensi luar biasa sebagai tim promosi yang tak hanya bertahan, tapi menyerang.

Fabregas langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya: “Kami harus berpikir ke depan karena kami juga akan bermain pada hari Sabtu.” Como akan menghadapi Lens pada matchday kelima, dalam ujian berikutnya untuk membuktikan bahwa performa melawan MU bukan sekadar keajaiban satu malam.

Previous articleKKP Tangkap 154 Kapal Ilegal di Perairan Indonesia hingga September 2026
Next articleMiliter AS Tarik Pasukan dan Diplomat dari Timur Tengah Amid Ketegangan dengan Iran