Home Berita Olah Raga Carrick Tanggapi Kritik Martinez, Setan Merah Masih Berjuang di Tengah Krises

Carrick Tanggapi Kritik Martinez, Setan Merah Masih Berjuang di Tengah Krises

Sumbawanews.com,- Michael Carrick memberikan tanggapan terbatas atas kritik pedas Lisandro Martinez terhadap manajemen Manchester United usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (14/10) dini hari WIB. Pelatih berusia 45 tahun itu mengaku belum menyaksikan wawancara Martinez secara langsung, namun memahami bahwa emosi pasca-laga memengaruhi pernyataan sang pemain. “Saya belum melihat wawancaranya, tapi saya dengar kabarnya. Saya yakin itu dipengaruhi kekecewaan setelah pertandingan,” ujar Carrick, seperti dilansir Manchester Evening News.

Manchester United kini terpuruk di awal musim 2026/2027. Dari sembilan laga di semua kompetisi, tim berjuluk The Red Devils hanya meraih dua kemenangan. Meski hasil buruk memicu kritik, Carrick tegas membela semangat para pemain. “Saya tidak meragukan kebersamaan, hasrat menang, atau kemauan mereka untuk berjuang habis-habisan. Mereka sangat kecewa malam ini, karena kami yakin bisa menang,” tegasnya. Ia menekankan bahwa performa para pemain—terutama Bruno Fernandes dan kawan-kawan—tetap luar biasa, bukan hanya dalam hal teknis, tapi dalam hal jiwa dan ketahanan mental.

Kritik Martinez ditujukan secara spesifik kepada Direktur Teknik Jason Wilcox dan Kepala Eksekutif Omar Berrada. Pemain Argentina itu menilai manajemen gagal berinvestasi cukup besar di bursa transfer musim panas, sehingga skuad tak mampu bersaing dengan tim-tim lain yang memperkuat diri. “Saya mengharapkan lebih—100 persen jelas. Kami harus berbuat lebih, tapi kami juga butuh skuad yang tangguh untuk menghadapi laga-laga seperti ini,” ujar Martinez, seperti dilansir Daily Mail. Ia menambahkan, kekalahan ini mencerminkan kondisi klub saat ini, terutama setelah musim lalu mereka tampil gemilang.

Carrick menegaskan bahwa ia belum bisa menilai pernyataan Martinez secara mendalam tanpa melihat konteks lengkapnya. Ia memilih menunggu informasi lebih lanjut sebelum mengambil sikap. Sementara itu, kekalahan ini memperdalam tekanan pada manajemen United, yang kini dihadapkan pada dualitas antara kebutuhan perbaikan skuad dan keyakinan terhadap tim yang ada.

Previous articleDemiane Agustien, Potensi Baru Timnas Indonesia di Jalur Diaspora
Next articlePersija Jakarta Incar Kelanjutan Gemilang Lawan Persita Tangerang