Sumbawanews.com,- Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali ke Lille setelah membawa Garuda meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, dengan strategi ketat menjaga ritme waktu Eropa selama berada di Jakarta dan selama perjalanan pulang ke Prancis. Pemain berkebangsaan Belanda itu mempertahankan pola tidur sesuai zona waktu Eropa, bahkan selama penerbangan panjang dari Indonesia, demi mempercepat adaptasi fisik dan pemulihan setelah tampil di final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Timnas Indonesia menang 4-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 dalam 120 menit melawan Thailand, mengukir sejarah sebagai juara turnamen tersebut.
Verdonk, yang tidak sempat merayakan gelar juara secara panjang, langsung fokus pada kewajiban klubnya di Liga Prancis. Dalam wawancara melalui Instagram resmi Lille pada Jumat, 9 Oktober 2026, ia mengaku sengaja tidur saat malam hari meski berada di Indonesia, agar tubuhnya tetap terbiasa dengan ritme Eropa. “Ketika saya berada di Indonesia, saya berusaha untuk tetap aware dengan zona waktu Eropa. Dan dalam perjalanan kembali di dalam pesawat, hanya untuk menjaga ritme Eropa. Jadi ketika malam, saya mencoba tidur, dan ketika saya tiba di sini bersama klub, semuanya sudah tertata dengan baik. Dan staf di sini sangat membantu saya dalam pemulihan,” ujarnya.
Dukungan tim medis dan staf Lille dinilainya krusial dalam mempercepat proses pemulihan setelah perjalanan lintas zona waktu yang melelahkan. Ia kini bersiap menghadapi laga kontra Le Havre AC yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan, sebagai bagian dari komitmen menjaga performa di level klub meski baru saja menyelesaikan misi internasional.
Sementara itu, Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk FIFA Matchday November 2026, dengan kemungkinan menghadapi Yordania dan Kuwait sebagai lawan potensial dalam rangka persiapan Piala Asia 2027.















