Sumbawanews.com,- Borneo FC akan menjamu Tainan City pada matchday kedua Grup D AFC Challenge League 2026-2027, Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, di Stadion Segiri, Samarinda. Kemenangan atas tim asal Taiwan itu tidak hanya mengamankan tiket perempatfinal, tetapi juga berpotensi menambah poin koefisien Liga Indonesia di peringkat Asia. Sebelumnya, Pesut Etam meraih kemenangan 2-0 atas Yangon United pada 18 Oktober 2026, yang membawa Indonesia naik dua peringkat menjadi posisi ke-16 dengan 28.659 poin.
Jika menang lagi, Borneo FC akan menambah 800 poin bagi koefisien Liga Indonesia, sehingga totalnya mencapai 29.459 poin. Namun, angka itu masih jauh dari Vietnam yang berada di peringkat ke-15 dengan 35.241 poin. Meski demikian, hasil positif Borneo FC menjadi harapan besar bagi perkembangan reputasi sepak bola Indonesia di kancah Asia. Dengan pencoretan One Taguig karena masalah finansial, Grup D kini hanya tersisa tiga tim: Borneo FC, Tainan City, dan Yangon United. Dua tim teratas berhak lolos ke perempatfinal, dan Borneo FC hanya perlu hasil imbang melawan Tainan City untuk memastikan kelolosan. Namun, tim asal Kalimantan itu diyakini tidak akan puas dengan hasil imbang—mereka mengincar kemenangan penuh untuk menjadi juara grup dan menghindari lawan berat di babak selanjutnya.
Sementara itu, kegagalan tim-tim Vietnam di AFC Champions League Elite 2026-2027—Cong An Ha Noi FC yang kalah dua kali dan The Cong-Viettel FC yang hanya meraih satu angka dari dua laga—membuka peluang bagi wakil Indonesia untuk mengejar ketertinggalan. Jika Borneo FC dan Persib Bandung mampu melaju jauh di kompetisi antarklub Asia musim ini, posisi Indonesia bisa semakin mendekati Vietnam. Kemenangan atas Tainan City bukan sekadar soal poin, tapi juga simbol kebangkitan sepak bola Indonesia di panggung Asia.















