Sumbawanews.com,- Timnas Bangladesh tiba di Jakarta pada Sabtu, 19 September 2026, menjelang kick-off FIFA ASEAN Cup 2026 yang dimulai pada 25 September. Dibawah asuhan pelatih Thomas Dooley, skuad berjuluk Harimau Bengal membawa sejumlah pemain berkaliber Eropa, termasuk gelandang bertahan Hamza Choudhury dari Sheffield United, yang menjadi pemain termahal kedua di turnamen ini dengan nilai pasar Rp69,53 miliar. Kedatangan mereka disambut antusias oleh para penggemar sepak bola Tanah Air, seiring persiapan ketat menghadapi lawan berat di Grup Neraka: Malaysia, Singapura, dan tuan rumah Indonesia.
Hamza Choudhury, pemain naturalisasi asal Inggris berusia 28 tahun yang sebelumnya membela Leicester City, menjadi pusat perhatian tak hanya karena harganya yang fantastis, tetapi juga pengalaman di liga profesional Eropa. Ia akan menjadi tulang punggung lini tengah Bangladesh dalam menghadapi tekanan lawan. Dilengkapi oleh winger muda berbakat Farhaan Ali Wahid, produk akademi Chelsea dan Fulham yang kini membela Boreham Wood, Bangladesh memperkuat lini serang dengan kecepatan dan kemampuan one-on-one yang mematikan. Farhaan, berusia 19 tahun, menjadi bagian dari trio diaspora baru bersama Shuki Itofusa dan Zidane Alexander Yusuf, yang diharapkan memberi sentuhan segar di depan.
Dengan kapten Jamal Bhuyan sebagai jangkar pengalaman, tim asuhan Dooley menargetkan hasil maksimal di fase grup. Bangladesh akan membuka laga pada 25 September melawan Malaysia, lalu menghadapi Singapura pada 28 September, sebelum menghadapi Indonesia di laga penentu pada 1 Oktober mendatang. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman di kompetisi Eropa ini meningkatkan ekspektasi bahwa Bangladesh bukan lagi tim yang bisa dianggap remeh, melainkan ancaman nyata bagi tuan rumah dan pesaing lainnya.
Dengan kekuatan yang terbukti di level klub Eropa, Harimau Bengal siap mengguncang panggung ASEAN Cup 2026 — bukan hanya sebagai tamu, tapi sebagai pesaing serius untuk melangkah ke babak selanjutnya.















