Sumbawanews.com,- Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu resmi dipasangkan sebagai ganda campuran baru bulutangkis Indonesia, Rabu (16/9), di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Keduanya, yang masing-masing berusia 28 tahun, bercanda santai dengan mengaku masih muda—22 dan 21 tahun—sebagai cara menghadapi tantangan memulai karier dari nol setelah bertahun-tahun bersinar di sektor ganda putra dan putri. Meski baru berlatih bersama beberapa hari, mereka fokus membangun kekompakan sebelum tampil di debut resmi mereka di Surabaya International Challenge 2026, yang berlangsung dari 22 hingga 27 September mendatang di GOR Bulutangkis Soedirman, Surabaya.
Bagas, yang dikenal luas sebagai juara All England 2022 bersama Muhammad Shohibul Fikri dan pernah mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di All England 2024, kini beralih dari ganda putra ke campuran. Sementara Apriyani, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii dan peraih perak Kejuaraan Dunia BWF 2023, meninggalkan sektor ganda putri setelah bertahun-tahun menjadi andalan timnas. Keduanya dipasangkan langsung oleh pelatih Nova Widianto, yang menilai kombinasi pengalaman dan semangat juang mereka sebagai aset berharga untuk masa depan.
Meski usia mereka jauh dari kata “pemula”, candaan mereka tentang usia—“22 tahun” dan “21 tahun”—menjadi simbol sikap mental yang ingin mereka pertahankan: tanpa beban, penuh semangat, dan siap menikmati tantangan baru. Proses adaptasi di lapangan masih dalam tahap awal, dengan fokus utama pada sinkronisasi permainan, gerak, dan komunikasi. Namun, kepercayaan pelatih dan rekam jejak masing-masing pemain membuat pasangan ini menjadi salah satu kombinasi paling dinanti di bulutangkis Indonesia tahun ini.
Debut mereka di Surabaya International Challenge 2026 akan menjadi ujian pertama sekaligus momen bersejarah: pertama kalinya dua legenda dari sektor berbeda bergabung sebagai pasangan baru di level internasional.















