Sumbawanews.com,- Indonesia meraih 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu dari cabang badminton di Asian Games 2026, menjadi penyumbang medali terbanyak sekaligus melebihi target awal satu emas. Prestasi ini dibangun lewat gelar juara beregu putra dan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Mitu yang membawa pulang medali emas, sementara beregu putri menyumbang perunggu. Dengan total 6 medali dari satu cabang, badminton menjadi tulang punggung keberhasilan kontingen Indonesia di ajang tersebut.
Di posisi kedua, angkat besi menyumbang 1 emas dan 1 perunggu, dengan Rahmat Erwin Fitriansyah menjadi pahlawan di kelas 75kg. Sementara itu, panjat tebing dan panahan sama-sama menyumbang satu emas masing-masing melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Nurisa Dian Ashrifah. Di luar cabang tradisional, esports dan dayung sama-sama mengumpulkan dua perak, menunjukkan perkembangan pesat olahraga non-tradisional di Indonesia.
Pada peringkat tujuh hingga 18, sejumlah cabang lain turut menyumbang medali: sepak takraw (1 perak, 3 perunggu), teqball (1 perak, 1 perunggu), menembak (1 perak, 1 perunggu), padel (1 perak, 1 perunggu), surfing (1 perak), voli pantai (1 perak), wushu (5 perunggu), balap sepeda (3 perunggu), karate (2 perunggu), kano (1 perunggu), MMA (1 perunggu), dan soft tennis (1 perunggu). Dengan total 20 emas, 21 perak, dan 51 perunggu, Indonesia menutup Asian Games 2026 sebagai salah satu negara teratas di klasemen medali, didorong oleh kejayaan badminton yang kembali membuktikan dominasinya di kancah Asia.















