Sumbawanews.com,- Pelatih AC Milan Ruben Amorim memastikan Rafael Leao dan Luka Modric akan turun bertanding saat timnya menghadapi Chelsea dalam laga Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Namun, Amorim tidak memberikan jaminan bahwa keduanya akan bermain secara bersamaan dalam satu pertandingan. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kondisi fisik pemain yang masih dalam proses adaptasi pasca-musim pramusim, dengan kemungkinan keduanya hanya bermain sekitar 45 menit.
Amorim menjelaskan bahwa AC Milan masih menjalani fase pembentukan tim dengan metode latihan dan gaya bermain baru, sehingga manajemen menit bermain menjadi kunci utama. “Mereka akan bermain. Saya tidak tahu apakah mereka akan bermain bersama atau tidak. Kami tidak memiliki banyak pertandingan sebelum musim dimulai, jadi kami harus mengatur beban latihan dan pertandingan,” ujar pelatih asal Portugal itu dalam konferensi pers Jumat, 7 Agustus 2026. Ia juga menyebut bahwa Koni De Winter kemungkinan akan mengikuti pola yang sama, dengan durasi main sekitar 45 menit, mengingat baru hanya menjalani dua sesi latihan dan satu pertandingan uji coba.
Laga melawan Chelsea menjadi ajang penting bagi Amorim untuk mengevaluasi perkembangan skuadnya sebelum memutuskan komposisi tim utama untuk musim baru. Ia mengakui bahwa timnya sudah menunjukkan progres, tetapi masih perlu meningkatkan aspek fisik, intensitas tekanan tinggi, dan kemampuan duel satu lawan satu. “Kami akan memainkan pemain yang berbeda karena ingin melihat semua pemain. Pekan depan saya harus membuat keputusan, jadi saya membutuhkan informasi sebanyak mungkin untuk mengambil keputusan yang tepat,” tambahnya.
Pertandingan antara Chelsea dan AC Milan ini menjadi salah satu duel elite Eropa paling dinantikan pencinta sepak bola Indonesia. Kick-off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, dan dapat disaksikan secara langsung melalui TVRI Nasional serta TVRI Sport untuk streaming. Laga ini bukan hanya menjadi ujian bagi AC Milan dalam menyesuaikan diri dengan filosofi baru, tetapi juga momen berharga bagi sepak bola Indonesia untuk menyaksikan kehebatan bintang-bintang dunia di panggung domestik.















