Sumbawanews.com,- Sekretaris Utama BMKG Guswanto menyatakan lembaganya siap melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan BMKG dengan Badan Geologi. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas pemantauan, analisis, dan penyebaran informasi ancaman bencana geofisika, terutama terkait gempa, gunung api, dan tsunami. Integrasi dianggap strategis mengingat kedua lembaga memiliki misi yang sama, yakni melindungi keselamatan masyarakat dari risiko bencana alam. Arahan Presiden disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana di Istana Merdeka pada Senin, 7 September 2026, yang dihadiri sejumlah menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah terdampak.
Guswanto menekankan bahwa fungsi kedua institusi saling melengkapi dalam rantai informasi kebencanaan, dan operasional pemantauan akan terus diperkuat seiring arahan Presiden. Ia menegaskan, BMKG tidak hanya menerima instruksi, tetapi juga memastikan seluruh proses tetap berjalan lancar dan responsif. Integrasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi bencana di kawasan Cincin Api Pasifik.















