Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, menyatakan kekecewaannya setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh FC Bekasi City pada laga pembuka Liga Putri Indonesia 2026/27 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu. Gol awal dicetak Nao Tsukamato dari penalti menit ke-29 untuk FC Bekasi City, sebelum Saki Nishihara menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas sepuluh menit kemudian. Yusup mengakui performa pemain belum optimal, namun menilai hasil itu wajar mengingat ini pertandingan perdana. Ia juga menyoroti ketimpangan jumlah pemain asing di lapangan, di mana lawan memainkan empat pemain asing, sementara Persija hanya bisa menurunkan dua.
Yusup menjelaskan bahwa Persija hanya dapat memainkan Saki Nishihara dan Michika Sakamoto, keduanya dari Jepang, sementara FC Bekasi City menurunkan empat pemain asing: Nao Tsukamato dan Marin Kai (Jepang), Misa Miamour Juana (Amerika Serikat), serta Sofia Grace Iaderosa (Kanada). Menurutnya, perbedaan jumlah pemain asing ini menciptakan ketidakseimbangan kompetitif di lapangan. Ia mengaku terkejut dengan tingkat kompetisi Liga Putri Indonesia musim ini, yang dinilainya jauh lebih ketat dari perkiraan, terutama mengingat ini pertama kalinya ia melatih tim putri. Ia menilai semua tim menunjukkan kualitas dan kemampuan yang tinggi.















