Sumbawanews.com,- Lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kembali normal setelah massa mahasiswa Universitas Trisakti membubarkan diri pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 18.53 WIB. Aksi yang berlangsung di depan BSI Tower dan Patung Kuda Arjuna Wijaya berakhir tanpa kekerasan, setelah polisi membuka barikade yang sebelumnya menghalangi akses menuju Istana Negara dan Jalan Jenderal Sudirman. Sebelumnya, petugas sempat mengalihkan arus kendaraan melalui Jalan Kebon Sirih dan menutup sebagian lajur utama sebagai upaya pengamanan. Mahasiswa yang berjumlah ratusan menyampaikan tiga tuntutan utama: pemulihan nasional di sektor ekonomi, ekologi, politik, pendidikan, dan kesehatan; pemberantasan pejabat yang dianggap tidak kompeten; serta penegakan supremasi sipil.
Dalam orasinya, Arief Rizquna, Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti periode 2025/2026, menekankan bahwa aksi ini merupakan simbol kekecewaan terhadap kondisi bangsa. Spanduk dan atribut yang dibawa mahasiswa secara eksplisit menuliskan tiga tuntutan tersebut, tanpa ada pernyataan atau seruan yang mengarah pada kekerasan. Setelah massa membubarkan diri secara tertib, petugas kepolisian langsung membersihkan sisa-sisa penghalang jalan dan membuka kembali akses utama. Tidak ada laporan kerusakan fasilitas umum, penangkapan, atau bentrok selama aksi berlangsung.















