Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah tegas kabar bahwa Ibu Kota berstatus Siaga 1, menegaskan tidak ada koordinasi resmi maupun pemberitahuan dari pihak terkait mengenai penetapan status tersebut. Ia menyatakan bahwa aktivitas pemerintahan dan rapat koordinasi bersama Forkopimda DKI tetap berjalan normal seperti biasa, tanpa ada indikasi krisis atau peningkatan kesiapsiagaan luar biasa. Pramono menekankan, jika Jakarta benar-benar berada dalam kondisi Siaga 1, ia sebagai gubernur pasti akan menjadi pihak pertama yang dikonsultasikan. Pernyataan ini muncul menyusul beredarnya informasi tentang pengerahan prajurit TNI di wilayah Jakarta, yang kemudian ditegaskan oleh Kapuspen TNI sebagai bagian dari kesiapsiagaan rutin, bukan respons terhadap situasi tertentu. Rapat terakhir yang digelar Pemprov DKI fokus pada persiapan menghadapi cuaca ekstrem, antisipasi banjir, dan upaya menjadikan Jakarta lebih hijau, sesuai prediksi BMKG bahwa curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari 2027.















