Home Berita Nasional Guru Hadapi Dilema di Tengah Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas

Guru Hadapi Dilema di Tengah Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas

Sumbawanews.com,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengusulkan penghentian sistem kenaikan kelas otomatis mulai tahun ajaran 2027, sebuah kebijakan yang memicu dilema mendalam di kalangan guru. Tuti Risyanti, guru SMPN Satu Atap 4 Cipatujah, mengaku pernah terpaksa meluluskan siswa yang belum memenuhi standar akademik karena tekanan administratif dari dinas pendidikan. Ia mendukung wacana tersebut sebagai upaya menumbuhkan disiplin belajar, terutama di sekolah perdesaan yang mengalami penurunan motivasi siswa. Namun, ia juga menyadari risiko psikologis yang mungkin ditimbulkan, seperti rasa minder atau terpinggirkan pada siswa yang tidak naik kelas. Untuk itu, ia menekankan perlunya pendampingan intensif dari guru dan sosialisasi mendalam kepada orang tua agar kebijakan ini tidak disalahpahami sebagai hukuman, melainkan sebagai langkah membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Previous articleIrak Tolak Permintaan Suriah Pulangkan Tahanan ISIS
Next articleMaximo Quiles Satu Langkah Menuju Gelar Juara Dunia Moto3 2026