Sumbawanews.com,- Zahra, lulusan diploma dari Yogyakarta, tiba di Jakarta pukul 09.00 WIB pada Jumat, 23 Oktober 2026, untuk mencari pekerjaan setelah puluhan hingga ratusan surat lamaran tak membuahkan hasil. Gadis berusia 22 tahun itu berharap bisa mendapat posisi ahli gizi melalui walk-in interview di job fair SMESCO, namun banyak lowongan yang justru menawarkan magang dengan gaji tak mencukupi biaya hidup. Ia mengaku kesulitan bersaing dengan lulusan baru sekaligus pekerja yang terkena PHK, sementara perusahaan menuntut kandidat dengan spek sempurna untuk posisi entry-level. Meski telah memiliki pengalaman praktik di rumah sakit dan puskesmas selama kuliah, rekam jejak itu belum cukup membuka pintu kerja yang diimpikannya, dan ia berharap kebijakan pemerintah segera diperbaiki agar lapangan kerja tidak semakin sempit.















