Sumbawanews.com,- Pada 28 September 2018, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Sulawesi Tengah, diikuti tsunami yang menerjang kota Palu dan sekitarnya, menewaskan ribuan orang. Getaran kuat yang berlangsung selama beberapa detik memicu gelombang tinggi yang meluluhlantakkan pemukiman, jalan, dan infrastruktur di pesisir, terutama di kawasan Donggala dan Palu. Korban tewas mencapai ribuan, dengan banyak yang masih tertimbun puing atau hilang tak teridentifikasi. Bencana ini menjadi salah satu bencana alam paling mematikan dalam sejarah Indonesia modern.
Selain dikenang sebagai tragedi kemanusiaan, 28 September juga diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia, bertepatan dengan berdirinya Djawatan Kereta Api Republik Indonesia pada 1945, yang kemudian berkembang menjadi PT Kereta Api Indonesia.














