Home Berita KPK Amankan Aset Lukas Enembe Rp100 Millyar Lebih, Pengacara Isukan Diberi Ubi...

KPK Amankan Aset Lukas Enembe Rp100 Millyar Lebih, Pengacara Isukan Diberi Ubi Busuk

Jakarta, sumbawanews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan asset Lukas Enembe dengan lebih dari Rp 100 millyar. Demikian disampaikan Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK Selasa (21/03), saat konfrensi pers di Gedung merah putih, KPK, Jakarta.

Diungkapkan, asset tersebut berupa uang tunai, tabungan ataupun rekening bank yang dibekukan, emas Batangan, mobil dan asset lainnya. Dan hingga saat ini, KPK telah memeriksa lebih dari 90 orang terkait kasus Lukas Enembe.

Ia menegaskan, saat ini seluruh asset tersebut berada di KPK untuk dijadikan barang bukti. Dan nantinya akan dioptimalkan untuk dirampas menjadi barang negara.

“Kemarin sudah lebih 90 orang diperiksa. Uang cash, tabungan dibekukan, mobil, emas batangan, lebih dari 100 millyar. Uang itu ada di KPK, dan akan menjadi barang bukti. Dan kami optimalkan untuk dirampas menjai barang Negara,” jelasnya.

Ali Fikri mengatakan, saat ini KPK masih focus untuk melakukan penyidikan terhadap dugaan kasus suap dan gratifikasi. Nantinya, KPK juga akan melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap dugaan lainnya, termasuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Isue Ubi Busuk Rutan KPK

Ditegaskan, KPK mengelolah rumah tahanan (Rutan) secara patut dengan atas pedoman yang berlaku. Termasuk dalam penyediaan konsumsi bagi tahanan di rutan cabang KPK.

“Kami memastikan selalu menjaga kualitas sajian dan pemenuhan konsumsi tahanan KPK melalui catering pihak ketiga. Tentu sesuai ketentuan, Jangan dibayangkan ada kemewahan atau pelakuan berbeda dengan tahanan di rutan lain,” tuturnya.

Disebutkan, terhadap tersangka Lukas Enembe, KPK menyajikan sesuai permintaan. Dan tetap mengacu pada biaya standart yang berlaku, dengan tetap menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi tahanan.

“Karena LE tidak makan nasi, kemudian diganti ubi. Jadi kita penuhi itu. Kami menghormati hak-hak dasar tahanan.

Dan konsumsi tahanan KPK, dilakukan oleh catering pihak ketiga. “Sehingga tidak benar ubi itu busuk. Karena ada standart, apalagi catering pihak ketiga. Tentu sangat ketat. Kualitas dan gizi,” ucapnya.

Selain itu, KPK juga memastikan Kesehatan seluruh tahanan dengan menyiagakan dokter selama 24 jam. “Dokter rutan kpk berjaga 24 jam, ditindak lanjuti saat ada keluhan. Kalau kebutuhan harus dibawa ke rumah sakit untuk control Kesehatan pasti kami fasilitasi. Semuanya terekam,” jelas dia.

Diungkapkan, sebelumnya pengacara Lukas Enembe mengelarkan pernyataan, bahwa Lukas Enembe diberi ubi busuk di rutan KPK. “Sehingga tidak benar apa yang disampaikan oleh pensehat hukumnya. Kami tidak tahu apa maksud penasehat hukumnya menyampaikan demikian. Tapi yang pasti kami tidak terganggu dalam penanganan perkara ini. Kami lakukan sesuai dengan mekanisme, sesuai prosedur, aturan,” tegas Ali Fikri. (Using)

Previous articleJelang Ramadhan, ketua DPRD Sumbawa Minta Pemda Jamin ketersedian Sembako dan Gas Elpiji
Next articleDPC Demokrat Sumbawa Masih Buka Penjaringan Caleg
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.