Home Berita Internasional Ukraina Luncurkan Robot Kamikaze Jauh di Belakang Garis Rusia dalam Operasi Vivaldi

Ukraina Luncurkan Robot Kamikaze Jauh di Belakang Garis Rusia dalam Operasi Vivaldi

Sumbawanews.com,- Ukraina menerjunkan robot darat bersenjata dan bermuatan peledak hingga lebih dari 10 kilometer di belakang garis pertahanan Rusia dalam Operasi Vivaldi, sebuah strategi militer baru yang menggabungkan drone pengangkut, peperangan elektronik, dan infanteri untuk mengurangi korban manusia. Operasi yang dipimpin Korps Angkatan Darat Ketiga Ukraina di wilayah Donetsk utara ini dimulai sejak akhir September 2026, dengan tujuan menahan serangan Rusia menuju Sloviansk-Kramatorsk. Presiden Volodymyr Zelenskyy secara langsung memantau perkembangan operasi ini pada 30 September 2026, setelah mendengar laporan dari komandan Andrii Biletskyi. Robot-robot tak berawak—dikenal sebagai unmanned ground vehicles (UGV)—dibawa oleh drone berat melintasi garis depan, lalu diturunkan untuk menyerang sasaran dari darat, termasuk posisi yang sebelumnya dianggap aman oleh Rusia. Dengan bantuan gangguan elektronik terhadap drone pengintai Rusia, Ukraina berhasil membutakan sistem pengawasan lawan, memungkinkan robot mencapai target tanpa terdeteksi. Pemerintah Kyiv mengklaim telah merebut kembali 176 kilometer persegi wilayah dan menyebabkan lebih dari 5.000 personel Rusia tewas atau terluka, serta menawan sekitar 250 tentara lawan, meski angka-angka tersebut belum diverifikasi secara independen. Metode ini, yang disebut Biletskyi sebagai pertama di dunia, menandai pergeseran taktis: robot bukan pengganti prajurit, tetapi pelindungnya—dikirim lebih dulu ke zona berisiko tinggi agar infanteri bisa maju dengan korban lebih sedikit.

Previous articleTimnas Indonesia Hadapi Ujian Kebugaran Thailand di Final ASEAN Cup 2026
Next articlePakaian Dinas Upacara TNI Dinilai Mirip Seragam Korut, Panglima TNI Beri Penjelasan