Sumbawanews.com,- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa rudal balistik taktis FP-7 telah digunakan untuk pertama kalinya dalam pertempuran melawan Rusia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Zelenskyy melalui akun Telegram menyatakan bahwa penggunaan rudal tersebut berhasil dan selanjutnya Ukraina akan memasuki tahap produksi massal. FP-7, yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan dalam negeri Fire Point, memiliki jangkauan hingga 200 kilometer dan kecepatan maksimum sekitar 1.500 meter per detik. Rudal ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan Ukraina terhadap pasokan senjata dari sekutu Barat, setelah menyelesaikan dua dari tiga tahap pengujian sebelum dikerahkan. Zelenskyy tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai operasi atau sasaran serangan yang dituju.















