Home Berita Internasional Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan, Eisenkot Berpeluang Bangun Pemerintahan Baru

Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan, Eisenkot Berpeluang Bangun Pemerintahan Baru

Sumbawanews.com,- Pemilu Israel 2026 menghasilkan perubahan besar dalam peta kekuasaan politik negara itu, dengan Partai Yashar pimpinan Gadi Eisenkot memperoleh 52–53 kursi di Knesset, unggul dari koalisi pimpinan Benjamin Netanyahu yang hanya mengantongi sekitar 50 kursi. Pengamat politik Yordania, Arib al-Rantawi, menyatakan Eisenkot berpeluang membentuk pemerintahan minoritas jika berhasil menggalang dukungan dari Daftar Arab Bersatu dan Daftar Bersama, sementara Netanyahu menghadapi tantangan berat mempertahankan kekuasaan setelah koalisi politiknya kehilangan 18 kursi dibanding periode sebelumnya. Suara pemilih Arab mencatat partisipasi tertinggi sejak 1973, menjadi fenomena sejarah yang mengubah dinamika politik Israel. Namun, jalan Eisenkot menuju kekuasaan masih terhambat oleh perpecahan internal di kalangan sekutunya—Naftali Bennett, Yair Lapid, dan Avigdor Lieberman—serta resistensi terhadap ketergantungan pada suara partai Arab, baik dari dalam maupun luar parlemen.

Previous articleMarkús Páll Ellertsson Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Next articleLassana Doucoure, Striker Asal Jakarta, Resmi Bergabung dengan FK Haugesund