Sumbawanews.com,- Korea Utara mengumumkan keberhasilan uji coba torpedo baru bernama Zam-2.0 yang diklaim menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan mengarahkan serangan, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Uji coba ini, yang dilaporkan oleh kantor berita resmi KCNA, menunjukkan keandalan sistem penggerak torpedo yang telah melalui lebih dari 180 pengujian selama lima tahun terakhir. Meski tidak merinci bagaimana AI diimplementasikan, Pyongyang menekankan kemampuan torpedo untuk melaju cepat dan mengenai sasaran secara akurat. Uji coba ini menjadi bagian dari pergeseran strategis pemimpin Kim Jong Un yang semakin memperkuat kekuatan angkatan laut, menyusul peluncuran rudal dari bawah laut sehari sebelumnya dan serangkaian uji coba rudal hipersonik pada September dan Oktober 2026.
Militer Korea Selatan belum memberikan tanggapan resmi, sementara para pakar militer meragukan klaim otonomi penuh sistem AI tersebut, menyatakan bahwa meski perangkat lunak pemandu senjata Korea Utara mengalami peningkatan, belum terbukti mampu menentukan target secara mandiri tanpa kendali manusia. Ketegangan di Semenanjung Korea terus memanas setelah Kim Jong Un secara resmi menghentikan semua hubungan diplomatik dengan Korea Selatan dan menetapkannya sebagai musuh permanen, di tengah kebuntuan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.















