Sumbawanews.com,- Sebuah festival unik digelar di Kuil Yasui Konpiragu, Kyoto, untuk menghormati sisir dan aksesori rambut yang telah usang. Dikutip dari NHK World Japan, acara bernama Kushi Matsuri ini diselenggarakan setiap tahun oleh para penata rambut lokal sebagai bentuk rasa syukur atas jasa alat-alat kecantikan tersebut, sekaligus melestarikan budaya tatanan rambut tradisional Jepang.
Pada hari Senin, upacara Shinto dilangsungkan di depan gundukan makam bernama Kushizuka, di mana ratusan sisir, tusuk konde, dan alat penata rambut dari seluruh penjuru negeri diletakkan sebagai persembahan. Setelah upacara, para wanita berjalan di atas panggung memamerkan gaya rambut dari berbagai era sejarah, mulai dari zaman Kofun dengan hiasan tanaman di kepala hingga gaya Edo yang anggun. Para penata rambut mengaku menciptakan ulang gaya-gaya tersebut berdasarkan penelitian sejarah yang mendalam.
Seorang pengunjung mengungkapkan bahwa festival ini mengubah pandangannya terhadap alat sehari-hari—dulu ia langsung membuang sisir yang patah, kini ia menyadari pentingnya merawat benda-benda yang telah setia mendampinginya.















