Home Berita Internasional Eropa Meledak, Ratusan Ribuan Warga Protes Biaya Hidup dan Layanan Publik

Eropa Meledak, Ratusan Ribuan Warga Protes Biaya Hidup dan Layanan Publik

Sumbawanews.com,- Ratusan ribu warga turun ke jalan di Prancis, Italia, Belgia, dan Portugal pada Sabtu (17/10/2026), memprotes kenaikan biaya hidup, krisis perumahan, dan kegagalan layanan publik, sementara inflasi zona euro melonjak ke 3,8 persen pada September—tingkat tertinggi dalam beberapa bulan. Demonstrasi terbesar terjadi di Prancis, dengan perkiraan 550 ribu hingga 800 ribu peserta di 110 kota, termasuk Paris, Lyon, dan Marseille, yang menuntut peningkatan daya beli dan perbaikan pendidikan. Di sejumlah lokasi, aksi damai berubah menjadi kerusuhan: bangunan dirusak, toko dijarah, dan aparat keamanan merespons dengan gas air mata serta meriam air, mengakibatkan sekitar 400 penangkapan di Prancis saja. Di Milan, Italia, demonstrasi anti-perang dan protes biaya hidup memicu bentrokan di Piazza del Duomo, dengan perusuh melempar batu, membakar barikade, dan menjarah toko, memaksa polisi mengosongkan pusat kota. Belgia dan Portugal juga mengalami aksi massa besar, dengan polisi Belgia membubarkan demonstran di Brussels menggunakan gas air mata, sementara warga Portugal menuntut kenaikan upah dan harga rumah yang terjangkau. Inflasi yang didorong kenaikan harga energi memperberat beban rumah tangga, memicu kemarahan lintas kelompok—pelajar, pekerja, dan keluarga—yang sebelumnya tidak terkoordinasi, namun bersatu dalam tuntutan dasar: keadilan ekonomi dan layanan publik yang layak. Pemerintah Prancis dan Italia mengecam kekerasan, menegaskan bahwa kebebasan berpendapat tidak membenarkan perusakan, sementara otoritas di Saint-Étienne menghadapi sorotan atas cedera seorang demonstran muda akibat penggunaan senjata pengendali massa.

Previous articlePersib Bandung Siap Uji Nyali Persik Kediri di Si Jalak Harupat
Next articlePresiden Prabowo Raih Kepuasan 65,2%, Wakilnya Gibran di Bawah 50%