Home Berita Internasional Eropa Kecam Trump-Putin, Tapi Beli Gas Rusia Rp121 Triliun

Eropa Kecam Trump-Putin, Tapi Beli Gas Rusia Rp121 Triliun

Sumbawanews.com,- Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyoroti hipokrisi negara-negara Eropa yang mengkritik kesepakatan energi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara secara bersamaan terus membeli gas alam cair (LNG) dari Rusia senilai €6 miliar (Rp121,58 triliun) pada enam bulan pertama 2026. Rutte menegaskan bahwa Eropa bukan pihak yang suci, mengingat Uni Eropa masih menerima 97 persen dari total pengiriman LNG dari proyek Yamal Rusia selama periode tersebut, dengan Prancis, Belgia, dan Spanyol menjadi penerima terbesar. Meski kesepakatan solar antara Washington dan Moskow menuai kecaman dan belum terwujud secara nyata—dengan dua kapal tanker bahkan mengubah rute—impor LNG Rusia justru meningkat 16 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laporan dari organisasi lingkungan Urgewald mengonfirmasi bahwa 136 kapal LNG dari Yamal tiba di pelabuhan Eropa antara Januari hingga Juni 2026, dengan total volume mencapai 9,97 juta ton. Rutte, dalam wawancara dengan program televisi Belanda Pauw & De Wit, mengaku sempat terkejut dengan pengumuman kerja sama Trump-Putin, namun menekankan bahwa kritik terhadap AS harus diimbangi dengan kejujuran tentang ketergantungan energi Eropa terhadap Moskow.

Previous articlePersib Bandung Siapkan 10 Titik Nobar untuk Bobotoh Hadapi Java United
Next articleKebakaran Hutan dan Kekeringan Masih Melanda Tiga Provinsi di Sulawesi